Aljazair menunjukkan daya juang yang patut diperhitungkan di Grup J Piala Dunia 2026. Usai dihancurkan Argentina 3-0 pada laga perdana, The Fennecs bangkit dengan kemenangan 2-1 atas Yordania di Seattle, Kamis waktu setempat.
Kebangkitan Usai Kekalahan Perdana
Kekalahan telak dari juara bertahan Argentina sempat membuat skuad asuhan Djamel Belmadi mendapat tekanan besar. Pasalnya, selain harus menghadapi La Albiceleste yang diperkuat Lionel Messi, Aljazair juga harus beradaptasi dengan atmosfer turnamen yang baru pertama kali mereka rasakan sejak edisi 2014.
Namun Belmadi tidak membiarkan timnya larut dalam kekecewaan. Ia melakukan evaluasi menyeluruh terhadap lini pertahanan yang bobol tiga kali dalam 60 menit pertama melawan Argentina.
Hasilnya terlihat pada laga kedua. Aljazair tampil lebih solid dan berhasil membungkam Yordania 2-1 berkat gol Riyad Mahrez dan Islam Slimani.
Klasemen Grup J: Persaingan Masih Terbuka
Dengan dua laga tersisa di masing-masing tim, persaingan untuk mendampingi Argentina masih sangat ketat. La Albiceleste sudah memastikan diri ke babak 32 besar dengan raihan sempurna enam poin.
| Tim | Main | Menang | Imbang | Kalah | Poin |
|---|---|---|---|---|---|
| Argentina | 2 | 2 | 0 | 0 | 6 |
| Austria | 2 | 1 | 0 | 1 | 3 |
| Aljazair | 2 | 1 | 0 | 1 | 3 |
| Yordania | 2 | 0 | 0 | 2 | 0 |
Austria dan Aljazair sama-sama mengoleksi tiga poin. Artinya, laga pamungkas melawan Austria akan menjadi partai hidup dan mati bagi Aljazair.
Duel Penentuan Melawan Austria
Aljazair akan menghadapi Austria pada laga terakhir Grup J di Miami, pekan depan. Pertandingan ini akan menjadi ujian terberat Belmadi dalam membuktikan kapasitas taktiknya di pentas dunia.
Austria bukan lawan yang mudah. Tim asuhan Ralf Rangnick tampil impresif saat menghancurkan Yordania 3-1 pada laga pembuka meski kemudian takluk 0-2 dari Argentina.
Riyad Mahrez diprediksi kembali menjadi andalan utama Aljazair. Kapten tim yang bermain di Al-Ahli ini telah mencetak satu gol dan satu assist dalam dua pertandingan sejauh ini.
Faktor Pengalaman Belmadi
Djamel Belmadi bukan pelatih sembarangan. Ia membawa Aljazair juara Piala Afrika 2019 dan telah membangun sistem permainan yang solid selama enam tahun terakhir.
Pengalaman Belmadi menangani tim di turnamen besar menjadi modal berharga. Ia dikenal mampu membaca kelemahan lawan dan melakukan penyesuaian taktik di tengah pertandingan.
"Kami tidak datang ke sini hanya untuk jadi peserta. Target kami adalah babak gugur," ujar Belmadi dalam konferensi pers usai laga melawan Yordania.
Artikel Terkait
Ceko Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dihajar Meksiko 3-0
Prancis Kokoh di Puncak Grup I: Jalur Les Bleus ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Yuran Fernandes Hengkang dari PSM Makassar, Nenad Lalic Masuk Radar Pengganti
Sejarah Baru Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Akhiri Penantian 92 Tahun