Marc Marquez Ungkap Keluarga Korbankan Liburan Demi Biaya Balap di Awal Karier

- Rabu, 17 Juni 2026 | 01:50 WIB
Marc Marquez Ungkap Keluarga Korbankan Liburan Demi Biaya Balap di Awal Karier

Marc Marquez buka suara mengenai pengorbanan keluarganya di awal karier. Pembalap asal Spanyol itu mengakui bahwa anggaran untuk liburan kerap dialihkan demi membeli motor balap. Tujuh gelar juara dunia MotoGP yang telah ia kumpulkan sejak promosi pada 2013 tidak diraih dengan mudah semua itu lahir dari perjuangan keras dan pengorbanan luar biasa sejak kecil.

Namun, bukan hanya Marquez yang harus berkorban. Keluarganya pun ikut merasakan dampaknya, terutama dari sisi finansial. Pembalap tim Ducati Lenovo itu menceritakan bahwa ada masa-masa ketika mereka tidak bisa berlibur karena dana yang ada digunakan untuk kebutuhan balap.

“Membeli sebuah motor untuk anak kecil adalah pengorbanan besar. Uang itu seharusnya untuk liburan tetapi dihabiskan untuk membeli motor,” ujar Marquez dalam wawancara yang dikutip dari Motosan pada Rabu (17/6/2026).

“Di rumah kami, tidak ada liburan, hanya balapan, karena saya dan adik saya sangat menyukainya,” imbuh pria berpaspor Spanyol itu.

Meski hidup dengan keterbatasan keuangan, Marquez tetap bersyukur. Sebab, ayahnya, Julia Marquez, telah mengajarkan banyak hal, termasuk cara menggunakan uang dan waktu secara bijak. Pada satu titik, Marquez diminta memilih antara liburan atau mengejar karier di dunia balap. Pengorbanan itu, menurutnya, menjadi pelajaran berharga yang membentuk karakternya hingga kini.

“Saya bersyukur karena ayah mengajari saya banyak hal. Pada akhirnya, sekarang saya punya uang, tetapi saya tahu nilai-nilai kehidupan. Ayah yang mengajari saya soal itu,” tutur Marquez.

“Contohnya, dia akan bilang, ‘Kalau kami mau mengendarai motor, kita tidak bisa berlibur. Kamu harus memilih. Jika mau mengendarai motor, kamu tidak bisa melakukan hal-hal lain,’” sambungnya.

Didikan keras sang ayah pada akhirnya berbuah manis. Marquez kini menjelma menjadi salah satu pembalap paling hebat di MotoGP dengan torehan tujuh gelar juara dunia dan puluhan kemenangan di berbagai sirkuit.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar