Nama Hendra Setiawan kembali tercantum dalam skuad Indonesia untuk Piala Thomas 2026. Tapi, ada yang beda. Kali ini, legenda bulutangkis itu tidak akan turun sebagai pemain, melainkan memegang peran baru: pelatih.
Ini pertama kalinya bagi Hendra masuk ke tim Piala Thomas dengan status pelatih. Keputusannya untuk mendampingi anak didiknya, pasangan Sabar Karyaman Gutama dan Moh. Reza Pahlevi, yang jadi alasan utamanya. Jadi, fokusnya spesifik: membina dan mempersiapkan duo ganda putra tersebut untuk bertarung di ajang beregu bergengsi itu.
Menanggapi posisi barunya, Hendra justru terlihat santai meski mengaku ada tekanan. Dengan nada bercanda, ia mengibaratkan peran pelatih di kompetisi beregu ini lebih rumit ketimbang saat masih aktif main.
"Lebih pusing juga kali ya," ujar Hendra sambil tertawa saat berbincang dengan media.
"Ya maksudnya kan ini beregu, jadi kita harus kerja sama juga sama teman-teman yang lain," tambahnya.
Sebagai pendatang baru di bangku pelatih, pria peraih emas Olimpiade 2008 ini mengaku masih banyak belajar. "Terus apalagi saya kan ini baru pertama kali sebagai pelatih. Jadi ya apa ya, lebih banyak belajar dulu lah saya ke Ko Anton juga," imbuhnya.
Nah, 'Ko Anton' yang dimaksud adalah Antonius Budi Ariantho, pelatih ganda putra pelatnas PBSI. Di Piala Thomas nanti, mereka akan berduet. Menariknya, tugas Hendra nggak cuma terpaku pada Sabar dan Reza saja.
"Ke semua pemain ganda sih. Kemarin sudah ngobrol, ya kita semua bareng sih, mau main siapa pun ya bareng-bareng," jelas Hendra mengenai ruang lingkup kerjanya.
Keikutsertaan terakhir Hendra di Piala Thomas adalah pada 2022 silam. Kala itu, di usia 41 tahun, ia masih tampil sebagai pemain, berpasangan dengan Mohammad Ahsan. Kini, perannya berganti. Dari yang biasa mengolah raket di lapangan, kini beralih mengolah strategi dari pinggir lapangan. Sebuah transisi yang menarik untuk disimak.
Artikel Terkait
Kecelakaan Beruntun di Lap Terakhir Moto3 Hungaria 2026, Veda Ega Pratama Gagal Raih Poin
Veda Ega Pratama Finis ke-15 di Moto3 Hungaria Usai Jalani Penalti
Viktor Lai Kalahkan Jonatan Christie di Final, Indonesia Open 2026 Kembali Tanpa Gelar Tunggal Putra
Final Indonesia Open 2026: Raymond/Joaquin Siapkan Nazar Unik Demi Kalahkan Ganda Malaysia