John Herdman akhirnya memulai pekerjaannya. Pelatih asal Kanada itu kini resmi memegang kendali Tim Nasional Indonesia, dan langkah pertamanya sudah terlihat: memanggil 41 pemain untuk skuad sementara. Targetnya jelas, FIFA Series di Maret nanti.
Namun begitu, daftar segudang nama itu belum final. Herdman masih punya waktu beberapa pekan untuk menyaringnya, mungkin hanya menyisakan 25-30 pemain inti. Dari sinilah kita bisa mulai menebak, seperti apa sebenarnya wajah Garuda yang ingin dia bangun.
FIFA Series jadi panggung uji coba yang pas. Indonesia akan berhadapan dengan Saint Kitts and Nevis, lalu pemenang laga Kepulauan Solomon vs Bulgaria. Meski cuma laga uji coba, dua pertandingan ini bakal jadi penanda awal. Titik tolak sebuah era baru.
Wajah-wajah lama yang sudah jadi tulang punggung tim, tetap dipanggil. Jay Idzes si kapten masih jadi andalan di belakang. Dia didampingi nama-nama seperti Kevin Diks, Calvin Verdonk, dan Rizky Ridho yang kinerjanya di klub tak perlu diragukan lagi.
Tapi Herdman rupanya tak cuma berpatokan pada yang sudah mapan. Pintu dibuka lebar untuk generasi muda. Beberapa pemain yang bersinar di tim umur, seperti Cahya Supriyadi, Fathurrahman, Doni Tri Pamungkas, hingga Jens Raven, ikut masuk daftar. Regenerasi ternyata dipersiapkan sejak dini.
Yang menarik, beberapa nama yang sempat menghilang dari radar kembali muncul. Elkan Baggott dan Ezra Walian, misalnya. Kehadiran mereka bakal memberi warna dan persaingan yang lebih ketat di dalam skuad.
Melihat karakter pemain yang dipanggil, skema 3-4-3 sepertinya jadi pilihan yang masuk akal untuk laga perdana Herdman. Formasi ini menawarkan keseimbangan. Solid di pertahanan, tapi tetap agresif saat menyerang ciri khas sepak bola modern.
Di bawah mistar gawang, Emil Audero kemungkinan besar jadi pilihan utama. Kiper yang sedang naik daun di Cremonese, Serie A, itu membawa pengalaman berharga dari liga top Eropa. Aset berharga untuk pertahanan Indonesia.
Untuk trio bek tengah, kombinasi Jay Idzes, Rizky Ridho, dan Justin Hubner terlihat solid. Idzes sang pemimpin, Ridho dengan ketenangannya membaca permainan, dan Hubner yang garang dalam duel. Sebuah blend yang menjanjikan.
Lini tengah jadi bagian yang paling penuh tanda tanya. Absennya Thom Haye karena sanksi AFC memaksa Herdman mencari partner yang tepat untuk Joey Pelupessy.
Marc Klok dan Ivar Jenner adalah dua nama yang mencuat. Klok punya pengalaman dan passing yang rapi, sementara Jenner menawarkan energi dan mobilitas yang tinggi. Pilihan yang sulit.
Artikel Terkait
Ernando Ari Masuk Skuad Sementara Timnas Usai Kebobolan Lima Gol
Papan Bawah Super League Mencekam, Lima Tim Berebut Hindari Degradasi
Artis Berduka Berkunjung ke Makam Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir
Pelatih Irak Desak FIFA Tunda Play-off Piala Dunia Akibat Konflik dan Penutupan Wilayah Udara