Persija Kembali ke JIS, Hadapi PSM di Laga Perdana Ramadan

- Rabu, 18 Februari 2026 | 15:15 WIB
Persija Kembali ke JIS, Hadapi PSM di Laga Perdana Ramadan

Setelah hampir setengah tahun mengembara, akhirnya Persija Jakarta pulang. Macan Kemayoran bakal kembali mengaum di Jakarta International Stadium (JIS) pada Jumat malam nanti, 20 Februari 2026. Lawannya? PSM Makassar. Pertandingan pekan ke-22 Super League 2025-2026 ini dijadwalkan kick-off pukul 20.30 WIB, dan momennya cukup spesial: bertepatan dengan hari kedua bulan Ramadan 1447 H.

Pemerintah sendiri baru saja menetapkan awal Ramadan lewat Sidang Isbat, Selasa lalu. Jadi, atmosfer JIS nanti diprediksi bakal berbeda. Ramai, tentu saja, tapi dengan nuansa sakral bulan suci. The Jakmania pasti sudah tak sabar.

Terakhir kali Persija main di kandang megah berkapasitas 82 ribu penonton ini adalah September tahun lalu. Kala itu, mereka cuma mampu meraih satu poin setelah imbang 1-1 melawan Bali United. Selepas itu, nasib memaksa mereka berkelana. Dua laga di Stadion Manahan Solo, lalu lima pertandingan berikutnya harus pindah ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Kembali ke JIS sekarang, rasanya seperti pulang kampung yang sudah lama dinanti.

Dan untuk salah satu pemainnya, malam Jumat ini akan jadi pengalaman perdana yang sangat dinantikan.

“Persiapannya bagus. Kita latihan tiap hari, punya rencana permainan yang matang. Kami siap tampil di kandang, di JIS, dan tentu saja targetnya menang,” ujar Shayne Pattynama, bek andalan Persija sekaligus Timnas Indonesia, saat berbincang dengan para wartawan, Rabu (18/2).

Bagi Shayne, ini akan jadi pertama kalinya ia merasakan langsung gemuruh JIS. Selama ini, ia cuma bisa membayangkan lewat tayangan video.

“Pasti menyenangkan. Stadionnya bagus sekali. Saya belum pernah ke sana, jadi antusiasme saya tinggi banget. Ini pengalaman pertama, saya nggak sabar,” katanya dengan semangat. “Saya sering lihat video-video mereka main di JIS sebagai contoh.”

Shayne lalu bandingkan dengan pengalamannya menyaksikan dukungan suporter di SUGBK. Menurutnya, semangat The Jakmania itu selalu luar biasa.

“Saya pernah lihat mereka di GBK, penontonnya bisa sampai 60 ribu. Dukungan mereka hebat sekali. Saya yakin hal yang sama, bahkan mungkin lebih, akan terjadi di JIS nanti. Dukungan Jakmania pasti bikin semangat,” sambungnya.

Jadi, laga ini bukan cuma sekadar pertandingan rutin. Lebih dari itu, ini adalah simbol kepulangan. Persija kembali ke markas utamanya, di tengah suasana Ramadan yang khidmat, diiringi sorak dan doa puluhan ribu pendukung setianya. Sebuah momen yang ditunggu-tunggu.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar