MURIANETWORK.COM - PSM Makassar menggenapi kuota pemain asingnya dengan kedatangan gelandang bertahan Dusan Lagator, menjadikan total legiun asing Pasukan Ramang menjadi sebelas orang. Rekrutan asal Montenegro ini sekaligus menjadi pemain termahal di skuad dengan nilai pasar sekitar Rp7,82 miliar, mendorong total nilai tim mendekati angka Rp100 miliar. Langkah ini diambil di tengah performa tim yang belum stabil, terlihat dari catatan tujuh laga tanpa kemenangan yang membuat mereka terperosok ke peringkat 13 klasemen sementara Liga 1.
Kemenangan yang Masih Menyisakan Tanda Tanya
Meski berhasil memutuskan tren negatif dengan kemenangan 2-1 atas PSBS Biak, atmosfer di kamp PSM belum sepenuhnya lega. Kemenangan di Sleman itu didapat dengan kerja keras dan sedikit keberuntungan, setelah tim nyaris kehilangan keunggulan dua gol. Performa tersebut mengonfirmasi bahwa masalah mendasar, terutama dalam menjaga keseimbangan dan kontrol permainan, belum sepenuhnya teratasi.
Pelatih Tomas Trucha secara terbuka mengakui kelemahan timnya di laga tersebut. Ia merasa tim kehilangan inisiatif usai mencetak gol kedua.
“Setelah kita mencetak gol kedua, kita seperti berhenti bermain, berhenti untuk menguasai bola. Seharusnya kita pegang bola lebih lama dan bermain di setengah lapangan lawan,” tuturnya.
Ia juga mengakui bahwa timnya sempat terancam. “Kita beruntung. Mereka punya dua peluang yang seharusnya bisa jadi gol kedua,” tambah Trucha dengan nada jujur.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Podium di MotoGP
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts dan Nevis dengan Selisih Nilai Pasar Pemain 50 Kali Lipat
Eredivisie Tegaskan Tak Akan Ulangi Pertandingan Meski Status Pemain Dipertanyakan
Kiandra Ramadhipa Siap Berlaga di FIM Moto3 Junior World Championship 2026