MURIANETWORK.COM - Harapan tim bulu tangkis putra Indonesia melangkah ke final Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026 menemui tantangan serius. Dalam partai semifinal melawan Jepang di Qingdao Conson Gymnasium, China, Sabtu (7 Februari 2026) pagi WIB, ganda putra Leo Rolly Carnando/Muhammad Rian Ardianto takluk dalam dua gim langsung. Kekalahan ini menyamakan kedudukan sementara menjadi 1-1, setelah sebelumnya Moh Zaki Ubaidillah berhasil memberikan poin pertama untuk Indonesia.
Dominasi Jepang di Gim Pembuka
Pertandingan ganda putra ini langsung berlangsung sengit sejak bola pertama. Leo dan Rian tampak kesulitan menemukan ritme permainan mereka, sementara duet Jepang, Kakeru Kumagai dan Hiroki Nishi, bergerak dengan koordinasi yang rapi. Tekanan dari lawan membuat pasangan Merah Putih tertinggal cukup jauh di tengah gim pertama.
Meski sempat berusaha bangkit, perlawanan Leo/Rian tidak cukup untuk membalik keadaan. Mereka akhirnya harus melepas gim pertama dengan skor 16-21.
Perjuangan di Gim Penentu
Memasuki gim kedua, pola permainan tidak banyak berubah. Kumagai dan Nishi tetap tampil agresif, menutup ruang dan memaksa Leo/Rian bermain dalam tekanan. Keunggulan teknis dan konsistensi permainan Jepang kembali terlihat, membuat jarak poin kembali melebar.
Leo dan Rian terus menunjukkan semangat juang, berusaha mengejar ketertinggalan. Sayangnya, upaya mereka berhasil diantisipasi dengan baik oleh lawan yang tampil sangat solid hari itu.
Pada akhirnya, Kumagai/Nishi menutup pertandingan dengan mulus. Mereka meraih kemenangan di gim kedua dengan skor 21-17, sekaligus mengamankan satu poin penting untuk Jepang dan menyamakan kedudukan agregat.
Rekap Sementara dan Situasi Tim
Dengan hasil ini, situasi di semifinal menjadi sangat terbuka. Kemenangan Zaki di partai tunggal pertama kini disusul dengan kekalahan di nomor ganda. Pertandingan selanjutnya menjadi penentu untuk melihat tim mana yang akan lebih dulu mendapatkan poin keunggulan.
Rekap sementara semifinal BATC 2026 antara Indonesia dan Jepang adalah sebagai berikut:
MS1: Moh Zaki Ubaidillah vs Kenta Nishimoto: 22-20, 21-20 (Indonesia 1-0)
MD1: Leo Rolly Carnando/Muhammad Rian Ardianto vs Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi: 16-21, 17-21 (Indonesia 1-1)
Semua mata kini tertuju pada partai-partai berikutnya, di mana strategi tim dan mental pemain akan diuji untuk memperebutkan tiket ke babak final.
Artikel Terkait
Timnas Futsal Indonesia Tahan Imbang Iran 5-5, Final Piala Asia 2026 Ditentukan Adu Penalti
Timnas Futsal Indonesia Ungguli Iran 4-3 di Babak Pertama Final Piala Asia
Timnas Futsal Indonesia Ungguli Iran 3-2 di Babak Pertama Final Piala Asia
Borneo FC dan Persik Kediri Raih Kemenangan Penting di Pekan Ke-20 Super League