Persebaya Hadapi Ujian Berat di Bali dengan Skuad Terbatas

- Jumat, 06 Februari 2026 | 16:00 WIB
Persebaya Hadapi Ujian Berat di Bali dengan Skuad Terbatas

Memang, saat ini Persebaya nyaman bercokol di peringkat kelima klasemen dengan 41 poin. Mereka unggul 13 angka dari Bali United. Namun begitu, Tavares menegaskan, statistik mentereng itu tak akan banyak membantu kalau timnya tak disiplin.

Satu-satunya cara meredam kekuatan tuan rumah adalah fokus total. Dari peluit awal hingga bunyi panjang akhir pertandingan.

“Kita juga harus memiliki rencana yang bagus dan fokus yang bagus dari saat pertama hingga akhirnya jika kita ingin membuat hasil yang bagus di sana,” tegasnya lagi.

Dilema Taktik yang Pelik

Krisis pemain yang menghantam Persebaya menciptakan dilema taktis yang pelik bagi Tavares. Pilihannya serba salah.

Memaksakan pemain yang belum 100% fit berisiko picu cedera panjang. Sebaliknya, menurunkan pemain pelapis yang kurang jam terbang di tekanan tinggi Stadion Dipta juga sama berbahayanya. Kecemasan yang tercermin dari pernyataan pelatih itu menunjukkan realitas pahit: Persebaya sedang tidak dalam kekuatan penuh.

Di satu sisi, kondisi ini bisa dipakai sebagai taktik underdog untuk melepas beban psikologis pemain. Tapi di sisi lain, ini justru bisa jadi sinyal bagi Bali United untuk langsung menekan sejak menit-menit awal.

Keuntungan lain ada di pihak tuan rumah: waktu istirahat lebih banyak. Dalam sepak bola modern sekarang, selisih istirahat satu atau dua hari itu pengaruhnya besar banget terhadap intensitas pressing. Kemungkinan besar, Persebaya akan lebih banyak menunggu dan mengandalkan serangan balik yang efektif.

Sebagai tim yang menghuni lima besar, kedewasaan skuad Persebaya benar-benar diuji. Mereka harus menghadapi tim sekeras Bali United dalam kondisi tak prima. Konsistensi Green Force di sisa musim nanti, sangat ditentukan oleh hasil dari laga-laga sulit macam ini. (")

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar