Embargo FIFA Terangkat, PSM Makassar Siapkan Dua Senjata Baru

- Rabu, 04 Februari 2026 | 13:30 WIB
Embargo FIFA Terangkat, PSM Makassar Siapkan Dua Senjata Baru

PSM Makassar akhirnya bisa bernapas lega. Jerat sanksi FIFA yang sempat membelenggu klub kebanggaan Sulawesi Selatan itu, rupanya sudah terlepas. Artinya, Juku Eja kini punya hak penuh lagi untuk mendaftarkan pemain baru. Kabar baik ini datang di tengah musim yang penuh ketidakpastian.

Kalau kamu cek laman resmi FIFA, tepatnya Senin malam kemarin, nama PSM sudah hilang dari daftar klub yang kena embargo. Manajemen pun langsung bergerak. Tak mau buang waktu, mereka segera mendaftarkan dua pemain asing yang sebelumnya tertahan: Dusan Lagator dan Sheriddin Boboev. Keduanya diharapkan bisa langsung memperkuat tim di putaran kedua Super League 2025/2026 ini.

Drama di Balik Layar

Lucu juga sebenarnya. Sanksi FIFA itu muncul justru di saat PSM sedang sibuk memperkenalkan striker anyarnya, Luka Cumic. Rasanya seperti hujan di tengah pesta. Menurut catatan, sanksi larangan transfer untuk tiga periode itu tercatat mulai 29 Januari lalu. Isunya sih, ini ada kaitannya dengan tunggakan gaji pemain.

Nama yang sering disebut adalah Abu Kamara, penyerang asal Liberia yang kontraknya bermasalah dan kini menghilang dari skuad. Persoalan ini sempat bikin PSM kelimpungan di bursa transfer. Tapi sekarang, dengan sanksi yang sudah dicabut, fokus bisa kembali ke lapangan hijau.

Dua Wajah Baru, Dua Harapan

Posisi PSM di klasemen masih di tengah-tengah. Butuh suntikan segar. Nah, dua pemain baru inilah yang diharapkan bisa mengubah arah.

Untuk memperkuat pertahanan yang bolong-bolong kebobolan 21 gol di putaran pertama itu lho PSM mendatangkan Dusan Lagator. Bek asal Montenegro berusia 31 tahun ini punya badan tinggi, 190 cm, dan pengalaman main di beberapa liga Eropa. Pelatih Tomas Trucha jelas butuh sosok seperti dia: kuat di udara dan bisa diandalkan.

Di lini depan, ada Sheriddin Boboev. Striker Timnas Tajikistan ini usianya masih 26 tahun. Dia dikenal lincah, mobilitasnya tinggi, dan bisa diandalkan. Boboev diharapkan bisa jadi partner yang pas buat Luka Cumic.

Luka Cumic dan Tekanan Debut

Soal Cumic, striker Serbia itu sebenarnya sudah lebih dulu didaftarkan. Posturnya juga tinggi, sama seperti Lagator. Catatan 42 gol sepanjang karier profesionalnya bikin harapan fans melambung.

Tapi debutnya melawan Semen Padang awal Februari lalu belum membuahkan gol. Itu menunjukkan satu hal: masalah PSM ternyata lebih rumit dari sekadar kehadiran striker baru.

Kandang yang Kehilangan Aura


Halaman:

Komentar