JAKARTA – Persija Jakarta benar-benar dapat pukulan telak. Menjelang putaran kedua Super League 2025-2026, mereka harus menghadapi kenyataan pahit: Van Basty Sousa, gelandang andalan asal Brasil itu, diterpa dua masalah besar sekaligus. Bukan cuma cedera, pemain itu juga kena sanksi.
Ya, kabar buruk datang beruntun. Pilar penting Macan Kemayoran ini dipastikan mengalami cedera tangan. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya robekan ligamen di bagian bahunya. Artinya, Sousa harus masuk meja perawatan dan menjalani proses pemulihan.
Namun begitu, ada secercah kabar baik di tengah situasi ini. Menurut tim medis Persija, cedera yang dialami Sousa ternyata tidak separah yang dikhawatirkan. Dia tidak memerlukan tindakan operasi untuk bisa kembali bermain.
Dokter tim, Muhammad Andeansah, Sp.KO, memberikan penjelasan lebih rinci.
“Untuk Souza, dia akan menjalani program rehabilitasi secara intensif dengan estimasi waktu sekitar 3–4 minggu hingga pulih kembali. Doakan agar keduanya cepat pulih dan kembali ke pertandingan,” ujarnya.
Tapi tunggu dulu, masalahnya nggak cuma sampai di situ. Di sisi lain, Komite Disiplin PSSI justru menjatuhkan hukuman buat Sousa. Sanksinya? Larangan tampil dua pertandingan plus denda Rp75 juta. Hukuman ini diberikan menyusul insiden dalam laga panas melawan Persib Bandung, 11 Januari lalu.
Menurut sejumlah saksi dan rekaman video, Sousa tertangkap kamera melakukan gestur tidak pantas menunjukkan jari tengah ke arah suporter Persib saat berjalan menuju ruang ganti. Aksi spontan itu kini berbuah sanksi yang memberatkan posisi tim.
Akibatnya, Persija harus merelakan Sousa absen di dua laga awal putaran kedua. Dia pasti melewatkan laga kandang melawan Madura United FC tanggal 23 Januari 2026. Lalu, pertandingan tandang menghadapi Persita Tangerang seminggu kemudian, 30 Januari, juga harus dijalaninya dari pinggir lapangan.
Dua pukulan ini cedera dan sanksi jelas bikin kepala pelatih pusing. Mereka dituntut untuk segera meramu ulang strategi. Mencari solusi agar permainan tim tetap solid tanpa kehadiran sang pengatur lini tengah. Situasi yang nggak ideal, tapi harus dihadapi.
Jadi, awal putaran kedua buat Persija bakal dimulai dengan ujian berat. Kehilangan pemain kunci seperti Sousa di dua laga sekaligus adalah kerugian besar. Sekarang, semua mata tertuju pada bagaimana skuat Macan Kemayoran beradaptasi tanpa sosok penting mereka itu.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Finis Kesembilan di FP2 Moto3 Spanyol, Tunjukkan Ketahanan Mental di Tengah Tekanan
Dewa United Balikkan Keadaan, Kalahkan Madura United 2-1 dan Buka Peluang Empat Tim Zona Degradasi
Marc Marquez Rebut Pole Position MotoGP Spanyol 2026, Kualifikasi Diwarnai Insiden Pembalap
Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026 Usai Kalahkan Gresik Phonska Plus, Raih Gelar Back-to-Back