Mourinho Tolak Sinetron Madrid: Saya Tak Mau Terlibat

- Selasa, 20 Januari 2026 | 11:00 WIB
Mourinho Tolak Sinetron Madrid: Saya Tak Mau Terlibat

Spekulasi tentang kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid lagi-lagi berembus. Tapi kali ini, sang pelatih langsung menepisnya dengan cara yang khas: penuh sindiran dan tegas.

Menurut Mourinho, rumor itu cuma drama berulang yang muncul setiap kursi pelatih di Santiago Bernabeu goyah. Ia tak mau ambil bagian.

"Jangan libatkan saya dalam sinetron," ujarnya, seperti dilaporkan talkSPORT, Selasa.

"Ada banyak sinetron bagus, tapi yang ini terlalu lama. Bisa saja kamu melewatkan satu dua episode, lalu langsung kehilangan alur. Saya tidak menonton sinetron."

Pernyataannya itu sekaligus penegasan. Namanya tak ingin lagi dikait-kaitkan dengan situasi tak menentu di klub raksasa Spanyol tersebut.

Pemecatan Xabi Alonso Jadi Pemicu

Isu ini mencuat setelah Madrid memecat Xabi Alonso pekan lalu. Padahal, pelatih asal Spanyol itu baru tujuh bulan memegang kendali.

Sebagai pengganti, manajemen mengangkat Alvaro Arbeloa dari tim Castilla. Yang menarik, dalam pengumuman resminya, klub tidak menyebut berapa lama kontrak Arbeloa. Hal ini, tentu saja, malah memicu spekulasi lebih jauh.

Beberapa nama besar pun langsung disebut-sebut. Mulai dari Jurgen Klopp hingga Enzo Maresca, mantan pelatih Chelsea. Dan, seperti biasa, nama Mourinho juga ikut muncul di beberapa media Spanyol.

Mourinho dan Jejaknya di Bernabeu

Sebenarnya, Mourinho bukan orang baru bagi Los Blancos. Dia pernah membesutnya selama tiga tahun, dari 2010 sampai 2013, dengan catatan yang cukup gemilang.

Di bawah komandonya, Madrid meraih gelar La Liga, satu Piala Raja, dan satu Piala Super Spanyol. Statistiknya juga mengesankan: 128 kemenangan dari 178 pertandingan di semua ajang. Angka itu menempatkannya sebagai salah satu pelatih dengan rasio kemenangan tertinggi dalam sejarah modern klub.

Fokus Kembali ke Lapangan Hijau

Di tengah hiruk-pikuk rumor, kompetisi tetap berjalan. Real Madrid akan menjamu AS Monaco di laga kedua terakhir fase liga Liga Champions, Rabu (21/1) dini hari WIB.

Sementara itu, Benfica – tim yang kini ditangani Mourinho – punya agenda lain. Mereka akan bertandang ke markas Juventus di Turino pada hari berikutnya. Pertandingan yang pasti tak kalah seru.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar