Debut Herdman Terganjal Hukuman FIFA untuk Dua Pilar

- Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
Debut Herdman Terganjal Hukuman FIFA untuk Dua Pilar
Debut Herdman Tanpa Dua Pilar Utama

Jhon Herdman bersiap untuk momen pertamanya memimpin Timnas Indonesia. Namun, debutnya di FIFA Series bulan Maret nanti bakal sedikit berbeda. Pasalnya, sang pelatih harus merelakan dua pemain kuncinya: Thom Haye dan Shayne Pattynama.

Rencananya, Garuda akan menjalani dua pertandingan dalam turnamen itu. Satu lawan sudah pasti, yakni St. Kitts and Nevis. Satu slot lawan lagi masih misteri, meski kabar yang beredar kuat menyebutkan Timnas akan berhadapan dengan Tahiti dari kawasan Oseania.

Federasi sepak bola Saint Kitts and Nevis sendiri, dalam sebuah pernyataan di situs mereka pada 16 Desember lalu, menyambut positif partisipasi ini. Mereka menulis bahwa turnamen ini akan mempertemukan tim-tim dari berbagai konfederasi FIFA, memberikan pengalaman bertanding di level tinggi.

Nah, pertandingan inilah yang akan menjadi panggung perdana Herdman di ajang kompetitif bersama Indonesia. Semua mata akan tertuju padanya, ingin melihat bagaimana strategi dan gayanya diterapkan dalam laga yang sesungguhnya.

Yang menarik, Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah. Laga digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Jadi, ini kesempatan emas bagi para suporter untuk menyaksikan langsung timnas berjibaku melawan lawan dari benua lain di kandang sendiri.

Tapi kembali ke soal absennya Haye dan Pattynama. Sebenarnya, Herdman tidak serta-merta mencoret mereka. Masalahnya lebih pada sanksi. Kedua pemain itu sedang terkena hukuman dari FIFA, sehingga tak bisa diperkuat.

Gelandang Persib Bandung dan bek Buriram FC itu dihukum larangan tampil selama empat pertandingan. Semuanya berawal dari protes keras mereka kepada wasit Ma Ning usai laga kontra Irak di kualifikasi Piala Dunia 2026 silam.

Aksi protes itu berujung pada kartu merah, yang diberikan wasit asal China itu meski pertandingan sudah berakhir. Akibatnya, selain dilarang main, keduanya juga harus merogoh kocek untuk membayar denda sebesar 5.000 CHF atau sekitar Rp 105 juta.

Itulah alasan utama Herdman tak bisa memanggil mereka. Jadi, sudah dipastikan Thom Haye dan Shayne Pattynama akan absen di ajang yang berlangsung 23-31 Maret mendatang. Kemungkinan besar, Herdman baru bisa menurunkan mereka lagi di pertengahan tahun ini.

Lalu, Siapa yang Akan Mengisi Kekosongan Itu?

Peran Thom Haye di lini tengah Indonesia memang sulit tergantikan. Dia seperti mesin penggerak. Tanpanya, Herdman dipaksa berpikir keras mencari formula baru.

Di sisi lain, posisi bek kiri yang ditinggalkan Shayne Pattynama juga butuh penanganan serius. Untungnya, pilihannya masih ada. Untuk mengisi posisi Haye, nama-nama seperti Ricky Kambuaya atau Nathan Tjoe-A-On bisa diandalkan. Mereka punya kualitas dan pengalaman yang mumpuni.

Sementara untuk bek kiri, pelatih punya opsi seperti Calvin Verdonk atau Dean James. Keduanya punya peluang besar untuk langsung masuk starting eleven pada laga debut sang pelatih baru.

Menurut pengamatan sejumlah pihak, Herdman dikenal gemar memakai formasi 3-4-3. Pola permainan seperti ini bisa membuat Indonesia tampil lebih agresif dan dinamis di lapangan. Tentu, semua itu tinggal menunggu eksekusinya nanti di GBK.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar