Fabregas Siap Hadang Milan: Kami Tak Akan Kasih Ruang Sedikitpun!

- Kamis, 15 Januari 2026 | 10:06 WIB
Fabregas Siap Hadang Milan: Kami Tak Akan Kasih Ruang Sedikitpun!

Jumat dini hari nanti, Stadion Giuseppe Sinigaglia bakal jadi saksi. Como 1907, tim promosi yang sedang naik daun, akan menjamu raksasa AC Milan dalam laga tunda Serie A. Kick-off pukul 02:45 WIB. Menghadapi Rossoneri yang lagi on-fire di posisi dua klasemen, pelatih Cesc Fabregas jelas nggak bisa santai. Tapi, dia juga nggak mau pasrah begitu aja.

Fabregas tahu betul kekuatan lawannya. Di sektor tengah Milan, ada sederet nama kelas dunia: Adrien Rabiot, Luka Modric, dan Youssouf Fofana. Belum lagi ditangani pelatih sekaliber Massimiliano Allegri. Susah? Pasti. Tapi bagi Fabregas, ini justru tantangan yang harus dihadapi dengan kepala dingin.

"Ya, Milan punya pemain-pemain luar biasa. Rabiot, Modric, Fofana. Kalau mau dibandingin, ya nggak ada bandingannya sih," ujar Fabregas, dengan nada jujur, seperti dikutip Tutto Como.

"Tapi tugas kami cuma satu: berikan yang terbaik. Tampilkan versi terbaik Como di lapangan. Ini bagian dari proses pertumbuhan kami."

Strateginya jelas. Menurut mantan gelandang Arsenal dan Chelsea itu, kunci utamanya adalah disiplin dan agresivitas. Mereka harus menutup setiap celah.

"Lawan tim sekuat Milan, kami harus super hati-hati. Nggak boleh kasih ruang sedikitpun. Secara alamiah, kami ini tim yang agresif dan jarang ngasih ruang lawan main," jelasnya.

"Iya, peluang yang kami beri memang biasanya berbahaya, tapi jumlahnya sedikit. Pertahanan rapat mungkin bisa bikin kami lebih aman, tapi itu juga nggak jaminan kami bakal bebas dari ancaman."

Di sisi lain, Fabregas juga punya evaluasi mendalam soal anak asuhnya sendiri. Musim lalu, finis di posisi kesepuluh sebagai tim promosi itu sudah prestasi. Tapi ada satu hal yang menurutnya masih kurang: mentalitas pemenang. Mentalitas untuk bertahan dan berjuang sampai peluit akhir berbunyi.

Itulah yang sedang dia tanamkan sekarang. Bagi Fabregas, seorang juara itu bukan cuma soal menang terus-menerus.

"Seorang juara itu orang yang punya kekuatan untuk bangkit lagi setelah jatuh. Yang tetap berusaha melakukan apa yang dia inginkan meskipun susah. Itu yang saya coba tanamkan ke pemain," tegasnya.

"Dan ini tanggung jawab semua orang. Bahkan buat pemain yang cuma masuk beberapa menit. Kontribusi itu nggak diukur dari lamanya main, tapi dari dampaknya. Semangat itu yang kami coba bangun."

Jadi, pertandingan nanti bukan cuma soal perebutan tiga poin. Bagi Como, ini adalah ujian nyata sejauh mana mental baru mereka terbentuk. Siapkah mereka mengganggu pesta Milan? Kita lihat saja.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar