Real Madrid Mengamuk, Garcia Jadi Bintang di Bernabéu
Bernabéu bergemuruh. Real Madrid menuntaskan pekerjaan dengan cara yang spektakuler, membantai Real Betis 5-1 dalam laga jornada ke-18 Liga Spanyol, Minggu malam. Kemenangan telak ini bukan sekadar tiga poin. Ini pernyataan. Los Blancos kini cuma selisih empat angka dari Barcelona di puncak, memanaskan kembali persaingan perebutan gelar.
Gonzalo Garcia. Namanya yang akan paling diingat dari malam itu. Penyerang muda itu benar-benar menggila, mencetak hattrick sensasional yang menghancurkan pertahanan Betis. Ia menjadi mimpi buruk yang hidup bagi para bek tamu.
Sejak wasit meniup peluit awal, Madrid langsung menekan. Fede Valverde dan Vinícius Junior seperti tak memberi ruang bernapas. Betis terpaksa bertahan, nyaris tak bisa keluar dari wilayahnya sendiri dalam sepuluh menit pertama. Tekanan itu akhirnya berbuah.
Memasuki menit ke-20, tendangan bebas Rodrygo melayang ke kotak penalti. Garcia melompat, lebih tinggi dari siapa pun, dan sundulannya mendarat di sudut gawang. Gol pertamanya di LaLiga bersama Los Blancos.
Dominasi terus berlanjut. Betis bahkan baru dapat sepak pojok pertama di menit ke-28, gambaran jelas betapa timpangnya permainan. Jude Bellingham dan Tchouaméni mengatur ritme dengan tenang. Tapi, pertahanan rapat Betis bertahan hingga turun minum dengan skor 1-0, yang sempat disambut siulan minor dari sebagian suporter.
Namun begitu, babak kedua adalah cerita lain. Lima menit setelah restart, Betis sempat berbahaya lewat Cucho Hernández. Tapi momen itu justru berbalik jadi bencana bagi mereka. Garcia menerima umpan lambung Valverde, mengontrolnya dengan dada, berputar, dan melepaskan tendangan voli indah. Gol kedua. Karya seni.
Pertandingan praktis sudah selesai sebelum satu jam berjalan. Raul Asencio, dibiarkan bebas, menanduk bola sepak pojok untuk gol ketiga Madrid sekaligus gol pertamanya musim ini. 3-0.
Betis mencoba bangkit. Lo Celso membentur tiang. Roca dan Ruibal juga mendapat peluang. Upaya mereka akhirnya terbayar ketika Cucho Hernández berhasil menaklukkan Courtois, memberi secercah harapan.
Tapi harapan itu langsung dipadamkan Garcia. Dengan berani, ia menyelesaikan hattrick-nya lewat sentuhan tumit yang cerdik. Fran García kemudian menutup pesta gol di masa injury time, menggenapkan skor 5-1.
Kemenangan ini memperpanjang catatan gemilang Madrid di kandang sendiri melawan Betis. Sementara tim asuhan Manuel Pellegrini itu tetap terperangkap di peringkat enam, jauh dari incaran.
Artikel Terkait
Duel Sengit Ganda Putra Indonesia, Sabar/Reza Amankan Tiket 16 Besar
Derby Panas Persib vs Persija: Tiket Ludes, GBLA Siap Jadi Lautan Biru
Duel Tak Terduga di Auckland: Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Saling Jegal di Perempat Final
Malam Kelam Jay Idzes: Backpass Fatal Picu Gol Mudah Juventus