Suasana panas di Stadion Manahan, Minggu (4/1) lalu, ternyata tak cuma di lapangan. Saat Persis Solo tertinggal 1-3 dari Persita Tangerang di menit-menit akhir, aksi nekat pun muncul dari tribun. Beberapa oknum suporter menyalakan dan melemparkan flare ke arah lapangan, memaksa wasit menghentikan pertandingan.
Yang menarik, di tengah keributan itu, dua tokoh penting justru hadir menyaksikan langsung. Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Wali Kota Solo Respati Ardi terlihat duduk di tribun. Mereka bertahan sampai pertandingan benar-benar usai, tak bergeming meski asap flare sempat memenuhi udara.
Menurut sejumlah saksi, aksi itu berawal dari tribun timur. Satu atau dua flare dinyalakan, lalu dilempar. Tak lama, aksi serupa menyebar bak efek domino. Suporter di tribun utara, barat, dan selatan ikut-ikutan. Dalam sekejap, pandangan ke lapangan jadi terhalang asap tebal.
Wasit pun tak punya pilihan. Di menit ke-84, ia menghentikan laga selama sekitar dua menit. Untungnya, setelah asap mulai berkurang, pertandingan bisa dilanjutkan. Skor akhir 1-3 untuk kemenangan Persita tak berubah. Gol mereka dicetak Matheus Alves (menit 5) dan Aleksa Andrejic yang mencetak brace (menit 14 & 41). Satu-satunya gol Persis dibukukan Gervane Kastaneer di menit 62.
Hasil ini mengukuhkan posisi Persita di papan tengah, tepatnya peringkat 5 dengan 28 poin. Di sisi lain, Persis Solo masih terpuruk di dasar klasemen dengan hanya 7 poin.
Artikel Terkait
Tendangan Brutal di Liga 4 Jatim Berujung Hukuman Sepanjang Hayat
Nova Arianto Tak Masuk Daftar, Herdman Buka Peluang untuk Pelatih Lokal
Jonatan Christie Akhirnya Menang Lagi, Kini Siap Hadang Suporter Malaysia
Putri KW Taklukkan Jepang di Malaysia Open, Akui Sempat Deg-degan