MADRID Marc Marquez sudah tahu apa yang paling dia butuhkan untuk MotoGP 2026. Bukan motor tercepat atau strategi paling cerdik. Bagi juara bertahan dari Ducati Lenovo itu, kunci utamanya justru sederhana: tetap sehat dan bebas dari cedera. Hanya dengan itu, impiannya untuk kembali menang bisa jadi kenyataan.
Ini datang dari seorang pembalap yang baru saja menutup musim 2025 dengan gemilang. Di usia 32 tahun, Marquez tampil luar biasa dominan, mengamankan gelar juara dunia ketujuhnya. Performa itu sekaligus mengingatkan semua orang bahwa dia tetap salah satu legenda terbesar yang pernah mengaspal di sirkuit.
Musim lalu benar-benar menjadi bukti kebangkitannya. Marquez meraih 11 kemenangan balap utama dan 14 balap sprint. Angka-angka fantastis itu yang membawanya menyamai catatan Valentino Rossi: tujuh mahkota juara dunia. Sekarang, hanya satu nama di atasnya: Giacomo Agostini dengan delapan gelar. Jaraknya tinggal satu.
Namun begitu, Marquez tak mau terbuai. Dia sadar betul, euforia juara harus segera ditepikan. Persaingan di MotoGP 2026 dipastikan akan jauh lebih sengit. Karena itulah, kondisi fisik jadi hal paling krusial yang harus dijaga.
ungkap Marquez, seperti dikutip dari Motosan, Sabtu (3/1/2026).
Artikel Terkait
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final Badminton Asia Championships 2026
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Tekanan dan Harapan Jelang Semifinal Lawan Vietnam
Barcelona Tunda Pergerakan untuk Leao, Fokus Selesaikan Transfer Rashford
Lima Wakil Indonesia Bertarung di Perempat Final Badminton Asia Championship 2026