Sabtu malam nanti, Mapei Stadium bakal jadi saksi pertarungan sengit. Sassuolo akan menjamu Parma dalam laga pekan ke-18 Liga Italia, dan bagi pelatih Fabio Grosso, ini bukan sekadar pertandingan biasa. Ada satu hal spesifik yang bikin dia waspada: lemparan ke dalam Parma.
Ya, terdengar sederhana. Tapi bagi Grosso, itu justru bisa jadi senjata mematikan. Ia secara khusus memperingatkan anak asuhnya, termasuk bek Jay Idzes, untuk ekstra hati-hati. Laga yang dijadwalkan pukul 21.00 WIB ini diprediksi bakal ketat, dan detail kecil seperti itu bisa bikin semua perbedaan.
“Mereka adalah tim yang membuat pilihan bagus di awal musim, fokus pada pemain muda yang saya kenal,” ujar Grosso soal Parma.
“Mereka punya banyak pemain menjanjikan, ditopang beberapa senior yang berpengalaman. Kombinasi yang berbahaya.”
Grosso melihat Parma bukan lawan sembarangan. Komposisi mereka seimbang, dan yang lebih mengkhawatirkan, skema permainannya terus berkembang. Tim itu kini lebih fleksibel, sulit ditebak, terutama saat beralih dari bertahan ke menyerang dengan cepat.
“Mereka sudah melakukan rotasi. Awalnya bertahan dengan hati-hati, sekarang mereka melepas pemain-pemain menyerang yang dimiliki. Pilihan mereka banyak. Kita harus pandai membaca solusinya,” sambungnya.
Namun begitu, sorotan utama tetap pada situasi bola mati. Lemparan ke dalam Parma, menurut Grosso, punya kualitas khusus dan sering jadi pemicu peluang berbahaya. Konsentrasi total dari lini belakang Sassuolo mutlak diperlukan.
“Iya, itu salah satu karakteristik mereka. Mereka sangat bagus dalam situasi itu,” akui Grosso.
Tapi jangan salah. Meski mengakui keunggulan lawan, pelatih asal Italia itu tak mau timnya hanya pasif. Ia mengingatkan bahwa Sassuolo sendiri punya statistik bola mati yang cukup bagus. Rencananya, mereka akan memakai kelebihan itu untuk menetralisir ancaman dan sekaligus mencari celah untuk balas menyerang.
“Kami punya statistik yang baik. Kami akan coba maksimalkan itu untuk menutupi statistik lawan. Mencari tindakan balasan,” tegasnya.
Poin jelas jadi tujuan utama kedua tim. Posisi di klasemen masih bisa berubah, dan kemenangan di laga seperti ini bernilai emas. Fokus, disiplin, dan antisipasi terhadap hal-hal kecil seperti lemparan ke dalam yang sering diabaikan bakal menentukan siapa yang pulang dengan hasil memuaskan.
Peringatan dari Grosso sudah diberikan. Sekarang, semua mata tertuju pada Jay Idzes dan kawan-kawan. Bisakah mereka menjawab tantangan itu di lapangan hijau? Kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
Zarco Yakin Marquez Tetap Tak Terkalahkan di MotoGP 2026
Persijap Jepara Kalahkan Persebaya, Dua Laga Lain Imbang di Pekan ke-22 Super League
Chelsa Disebut Paling Depan dalam Perebutan Julian Alvarez
Mantan Rekan Setim Ungkap Cristiano Ronaldo Pernah Coba Puasa Ramadan di Arab Saudi