“Itu miliaran juga. Itu antara Rp 5 sampai 10 miliaran,” tambah Nurdin sambil menyebut angka.
Di sisi lain, Nurdin Halid berharap dukungan tak cuma dari internal. Pihak swasta, menurutnya, perlu ikut turun tangan. Biaya untuk program sepanjang itu memang besar, dan sponsorship bisa menjadi penopang penting.
“Tentu kami mengharapkan sponsorship untuk bisa mendorong, mendukung daripada bahwa kita sehingga bisa berprestasi, mengharumkan nama bangsa ke tingkat dunia,” jelasnya.
Harapannya sederhana: dengan dukungan penuh, atlet tenis Indonesia bisa tampil maksimal dan membawa harum nama negara.
Artikel Terkait
Filipina Gagal Lolos ke Piala Asia 2027 Usai Imbang Lawan Tajikistan
Calvin Verdonk: Finis Empat Besar Ligue 1 Harga Mati untuk Lille
Kiandra Ramadhipa Kembali Perkuat Red Bull Rookies Cup Musim 2026
Republik Ceko Akhiri Puasa 20 Tahun, Lolos ke Piala Dunia 2026 Lewat Drama Adu Penalti