Jakarta sudah dapat lampu hijau. Setelah audiensi di Balai Kota, Selasa lalu, Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengantongi komitmen penuh dari Pemprov DKI untuk Piala Asia Futsal 2026. Pertemuan antara Ketum FFI Michael Sianipar dan Gubernur Pramono Anung itu benar-benar jadi pembuka jalan.
Intinya, semua mulai dirapikan. Dari hal teknis sampai yang non-teknis, FFI dan pemerintah daerah kini berusaha menyelaraskan langkah. Audiensi tadi dianggap langkah krusial untuk mematangkan persiapan Jakarta sebagai tuan rumah ajang paling bergengsi di Asia itu.
Michael Sianipar sendiri tampil percaya diri. Dia memaparkan kesiapan Jakarta secara menyeluruh, tak cuma soal venue pertandingan, tapi juga sistem keamanan dan bahkan strategi promosi pariwisata. Semua diajukan sebagai bukti komitmen.
Dan rupanya, gubernur menyambut baik. Dukungan diberikan karena event internasional semacam ini dinilai sejalan dengan cita-cita Jakarta menjadi kota berkelas dunia.
"Gubernur sangat mendukung, karena ini selaras dengan visi beliau, bahwa Jakarta adalah kota Global dan harus naik kelas. Salah satu indikatornya adalah keberhasilan menggelar event internasional seperti AFC ini. Pak Gubernur telah mengarahkan jajarannya untuk memberikan dukungan penuh,"
Begitu penuturan Michael usai pertemuan berlangsung.
Di sisi lain, perhatian FFI tidak hanya tertuju pada urusan penyelenggaraan. Mereka juga menaruh fokus besar pada kesiapan Timnas Futsal Indonesia sendiri. Menurut Michael, federasi sengaja memilih pendekatan yang berfokus pada proses pembinaan dan kualitas persiapan.
Logikanya sederhana: dengan pendekatan ini, tim diharapkan tidak terbebani target mentah-mentah. Alih-alih, mereka bisa tampil optimal di setiap fase persiapan menuju turnamen nanti.
"Kami percaya hasil maksimal akan lahir dari persiapan yang matang. Fokus kami adalah memastikan performa terbaik demi mengharumkan nama Indonesia di kancah Asia,"
tambahnya lagi.
Kolaborasi erat antara FFI dan Pemprov DKI ini diharapkan bisa memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah yang kredibel. Tak cuma itu, Piala Asia 2026 juga dipandang sebagai momentum tepat untuk kebangkitan futsal nasional.
Jadi, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan persiapan yang terstruktur, Jakarta pun bersiap. Panggung Asia menunggu, dan ini saatnya untuk membuktikan kapasitas.
Artikel Terkait
Borneo FC dan Persik Kediri Raih Kemenangan Penting di Pekan Ke-20 Super League
PSM Makassar Rekrut Boboev dan Lagator, Tutup Bursa Transfer Usai Bebas Sanksi FIFA
Leo/Rian Takluk, Kedudukan Indonesia-Jepang Sama Kuat di Semifinal BATC
Persis Solo Rekrut Abu Kamara dan Febri Hariyadi untuk Atasi Krisis Gol