Di sisi lain, perhatian FFI tidak hanya tertuju pada urusan penyelenggaraan. Mereka juga menaruh fokus besar pada kesiapan Timnas Futsal Indonesia sendiri. Menurut Michael, federasi sengaja memilih pendekatan yang berfokus pada proses pembinaan dan kualitas persiapan.
Logikanya sederhana: dengan pendekatan ini, tim diharapkan tidak terbebani target mentah-mentah. Alih-alih, mereka bisa tampil optimal di setiap fase persiapan menuju turnamen nanti.
"Kami percaya hasil maksimal akan lahir dari persiapan yang matang. Fokus kami adalah memastikan performa terbaik demi mengharumkan nama Indonesia di kancah Asia,"
tambahnya lagi.
Kolaborasi erat antara FFI dan Pemprov DKI ini diharapkan bisa memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah yang kredibel. Tak cuma itu, Piala Asia 2026 juga dipandang sebagai momentum tepat untuk kebangkitan futsal nasional.
Jadi, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan persiapan yang terstruktur, Jakarta pun bersiap. Panggung Asia menunggu, dan ini saatnya untuk membuktikan kapasitas.
Artikel Terkait
Fu Haifeng, Legenda Bulutangkis China, Ternyata Berdarah Indonesia
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Podium di MotoGP
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts dan Nevis dengan Selisih Nilai Pasar Pemain 50 Kali Lipat
Eredivisie Tegaskan Tak Akan Ulangi Pertandingan Meski Status Pemain Dipertanyakan