Zaki Ubaidillah berhasil melangkah ke babak perempat final SEA Games 2025. Pertandingan yang berlangsung di Thamasat Rangsit Gymnasium, Kamis pagi waktu Indonesia, benar-benar menguras tenaga dan emosi. Ubed, begitu ia biasa disapa, harus berjuang tiga gim untuk mengalahkan wakil Vietnam, Duc Phat Le, dengan skor akhir 17-21, 21-9, dan 21-19.
Kemenangan ini jelas membuka jalan. Ia kini menunggu di delapan besar, dan lawannya nanti adalah pemenang dari pertandingan antara Loh Kean Yew dan Jewel Albo.
Memulai pertandingan, Ubed sebenarnya tampil percaya diri. Dia langsung mengambil inisiatif dan membangun keunggulan cukup meyakinkan, 8-3. Sayangnya, momentum itu tak bertahan lama.
Phat Le perlahan bangkit. Dengan permainan yang lebih agresif, ia justru berbalik memimpin saat interval gim pertama, 8-11. Pasca jeda, duel berlangsung sengit. Keduanya saling sikut, bahkan sempat menyamakan kedudukan di angka 13-13. Namun, Phat Le tampil lebih solid di titik-titik krusial dan akhirnya merebut gim pertama dengan skor 17-21.
Gim kedua jadi cerita yang sama sekali berbeda. Ubed seperti pemain yang baru bangun. Tekanan dan kesalahan lawan ia manfaatkan dengan sempurna. Dia melesat cepat, memimpin 11-4 saat interval, dan terus mendominasi tanpa ampun. Gim itu berakhir dengan kemenangan telak 21-9, mengembalikan kesetaraan.
Nah, gim penentu inilah yang paling menegangkan. Keduanya tampil hati-hati, saling kejar-kejaran angka. Ubed berhasil mempertahankan fokus dan memimpin tipis 11-8 saat pergantian sisi.
Usai interval, ketegangan makin terasa. Phat Le terus mengejar, menekan, dan jarak skor tak pernah benar-benar aman. Di angka 16-14, suasananya mencekam. Tapi Ubed bertahan. Dengan mental baja dan pukulan-pukulan akhir yang tepat, ia akhirnya mengunci kemenangan 21-19. Sorak penonton pun memecah ruangan.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares