Hokky Caraka mengaku agak bingung dengan target yang dicanangkan PSSI untuk Timnas U-22 di SEA Games nanti. Pasalnya, federasi cuma memasang target medali perak untuk turnamen di Thailand Desember mendatang. Padahal, sebagai juara bertahan, tentu ada ekspektasi lebih.
Namun begitu, di luar target resmi itu, Hokky dan kawan-kawan tetap punya keyakinan tinggi. Mereka berniat mempertahankan medali emas. Semua elemen tim, dari pemain sampai pelatih, punya tekad yang sama: meraih yang terbaik.
"Ya mungkin pesimistis, tapi para pemain pasti optimistis. Harusnya kita optimistis dapat emas karena kita punya asa itu sih,"
ucap Hokky saat berbincang dengan para wartawan.
Ia melanjutkan, "Kalau dari pemain sih pasti pengennya emas. Pelatih, pemain, official, semua pasti pengin emas. Tapi ya enggak ada yang tahu juga. Kenapa target perak,"
tambahnya dengan nada penasaran.
Di sisi lain, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir sudah memberikan penjelasan resmi. Menurutnya, keputusan untuk tidak menargetkan emas di cabang sepak bola ini bukan tanpa alasan. Semuanya berangkat dari evaluasi mendalam yang dilakukan oleh tim Kemenpora sendiri.
"Kalau dari sepak bola sendiri, (berdasarkan) hasil evaluasi dari pada tim Kemenpora, kemarin kalau tidak salah PSSI mengusulkan (target timnas) putri (meraih medali) perunggu, lalu di putra (meraih medali) perak, itu targetnya,"
kata Erick Thohir, seperti dikutip Antara.
Jadi, meski semangat pemain membara, target resmi yang ditetapkan ternyata lebih realistis. Ada jarak antara harapan di lapangan dan perhitungan di meja.
Artikel Terkait
Persib Bandung Kena Sanksi Larangan Registrasi Pemain Baru FIFA Imbas Sengketa Kontrak Luis Milla
Lari 50 Kilometer Keliling Kampus, Impala Universitas Brawijaya Rayakan Setengah Abad dengan Semangat Lestari Alam
Timnas Indonesia U-19 Umumkan Skuad Final ASEAN Championship 2026, Didominasi Pemain Persija dan Enam Talenta Abroad
Asnawi Mangkualam Berpotensi Reuni dengan Alexandre Gama di Persija Jakarta