MilkLife Archery Challenge 2025 Seri 2 Sukses Digelar di Kudus
Kudus kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan MilkLife Archery Challenge 2025 Seri 2 yang berlangsung di SuperSoccer Arena Kudus, Jawa Tengah. Event panahan yang digelar selama empat hari ini mencatatkan peningkatan partisipasi yang signifikan dengan jumlah peserta mencapai 863 atlet muda.
Partisipasi Meningkat Signifikan dari Berbagai Sekolah
Kompetisi panahan ini berhasil menarik minat ratusan atlet dari 25 Madrasah Ibtidaiyah, 151 Sekolah Dasar, 12 Madrasah Tsanawiyah, dan 47 Sekolah Menengah Pertama yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY. Seri kedua ini juga menambahkan kategori baru yaitu Nasional standar bow KU 15 putra dan putri, selain empat kategori yang sudah ada sebelumnya.
Dukungan Pemerintah dan Komitmen Pengembangan Panahan
Bupati Kudus Dr. Ars. Sam'ani Intakoris menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya event ini. Menurutnya, kejuaraan ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi tetapi juga ruang pembelajaran dan penguatan karakter bagi atlet muda.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengungkapkan peningkatan peserta lebih dari lima puluh persen dibanding seri pertama. Hal ini menunjukkan perkembangan minat olahraga panahan di kalangan muda Indonesia yang sangat positif.
MI NU Banat Kudus Raih Gelar Juara Umum
MI NU Banat Kudus berhasil menyabet gelar Juara Umum dengan membawa pulang 6 medali dari berbagai sektor. Prestasi ini merupakan hasil dari latihan rutin dan persiapan matang yang dilakukan oleh 52 atlet yang mereka turunkan.
Hasil Kompetisi MilkLife Archery Challenge 2025 Seri 2
Kategori Nasional KU 15
Sektor Putri: Kori Rajwa Nuha Saputro (SMP SKO Surakarta) mengalahkan Shakila Queena Elrakha dengan skor 6-2 (111-104). Sektor Putra: Muhammad Keanu Refi Atallah (SD Muhammadiyah 1 Ngaglik Sleman) mengungguli Pascha Hiro Rianno (SMP SKO Surakarta) dengan skor tipis 6-4 (126-125).
Kategori Nasional KU 12
Sektor Putri: Faiha Qatrunnada Salsabila M. (SD Islam Al-Badar Tulungagung) mengalahkan Atha Felicia (SD IT Islamic Centre Purwodadi) 6-2 (113-110). Sektor Putra: Ahmad Alfath (SD IT Amal Insani Jepara) menang atas Anschel Cahya Firasy (SD Tingkir Lor 2 Salatiga) dengan skor 6-0 (87-81).
Kategori Nasional KU 10
Sektor Putri: Butsaina Iftitah Naila Nandita (MI NU Banat Kudus) mengungguli Zalfa Zahrina Putri (SD Islam Al Azhar 60 Pekalongan) 7-3 (149-147). Sektor Putra: Alaric Asoka Prabaswara (MI Al-Mukmin Sragen) mengalahkan Restu Faqih Athaya (SD Aisyiyah Unggulan Gemolong) 6-2 (113-110).
Kategori PVC KU 12
Sektor Putri: Azka Aulia Nurinnajwa (SD Islam Al Furqon Rembang) menang atas Samita Lituhayu Widati (SDIT Al Ihsan Rembang) 6-0 (86-78). Sektor Putra: Ahmad Maulana Umar Al Fatih (MI Muhammadiyah Al Tanbih) mengalahkan Raihan Hafidz Al B (SD 1 Bae Kudus) 6-2 (115-107).
Kategori PVC KU 10
Sektor Putri: Qyara Farzana Permatasari (SD Khalifa IMS Semarang) menang tipis atas Rafifa Atayani Cahyono (MIN Kudus) 6-5 (133-124). Sektor Putra: Elang Al Fatikh Sutikno (SD Islam Annawawiyah Rembang) mengalahkan Devananda Bady Ramadhan (SIBI SD Ya Ummi Fatimah) setelah tembakan tambahan dengan skor 6-5 (144-146).
Dominasi Sekolah dalam Kategori Beregu
Beberapa sekolah berhasil mendominasi podium juara beregu, antara lain SMP Khusus Olahraga Surakarta yang meraih juara pada divisi Nasional KU 15 Putra dan Putri, serta berbagai sekolah lainnya yang menunjukkan perkembangan talenta panahan muda Indonesia.
MilkLife Archery Challenge 2025 Seri 2 telah membuktikan diri sebagai wadah penting dalam regenerasi atlet panahan nasional dan pengembangan ekosistem olahraga panahan di Indonesia.
Artikel Terkait
Persija Kembali ke JIS untuk Hadapi PSM Setelah Masa Nomaden
Atletico Madrid Tumbang dari Rayo Vallecano, Oblak Kritik Keras Performa Tim
Manchester United Amati Federico Dimarco dan Pierre Kalulu di San Siro
Pelatih Persebaya Toleransi Luapan Emosi Kapten Bruno Moreira