Tragis, Pemotor Tewas Tertabrak Mikrotrans JakLingko di Cilangkap
Sebuah kecelakaan maut kembali terjadi di kawasan Jakarta Timur. Seorang pengendara sepeda motor berinisial RJ meninggal dunia setelah tertabrak mikrotrans JakLingko di Jalan Raya Cilangkap, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Rabu (12/11/2025) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Kronologi Kecelakaan Beruntun di Cilangkap
Menurut keterangan Kanit Laka Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta, kecelakaan berawal ketika korban berusaha menyalip kendaraan mikrotrans JakLingko yang melaju dengan kecepatan pelan. Saat berada di samping kendaraan tersebut, RJ terpaksa menghindar karena dari arah berlawanan muncul motor lain.
"Korban bersenggolan dengan motor dari arah berlawanan, kemudian terjatuh persis di depan mikrotrans JakLingko. Korban tidak sempat menghindar dan akhirnya tertabrak," jelas Darwis mengenai kronologi kecelakaan di Cilangkap tersebut.
Korban Terseret Lima Meter
Kejadian berlangsung cepat. Setelah terjatuh, tubuh korban terseret oleh mikrotrans JakLingko bernopol B-1826-WV sejauh lima meter. Korban mengalami luka parah di berbagai bagian tubuh, termasuk kepala, wajah, hidung, tangan, perut, dan kaki. RJ dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Sopir mikrotrans JakLingko, Saptani, yang sedang melayani rute PGC-Cilangkap mengaku tidak menyadari adanya kejadian tersebut. "Saya baru mengetahui ada korban jatuh setelah mendengar teriakan warga. Saya langsung menghentikan kendaraan," ujarnya.
Dampak Kecelakaan dan Identitas Korban
Insiden kecelakaan maut ini sempat mengakibatkan kemacetan panjang di sepanjang Jalan Raya Cilangkap. Arus lalu lintas dari kedua arah, baik dari Cipayung maupun Pondok Ranggon, mengalami gangguan signifikan.
Korban yang tewas diketahui berdomisili di Gang Serut, Pondok Ranggon. Saat kejadian, RJ sedang mengendarai sepeda motor bernomor polisi B-4531-TBV dengan rute perjalanan dari Cipayung menuju Pondok Ranggon.
Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara, khususnya saat melakukan manuver menyalip di jalan raya. Pengendara disarankan untuk selalu memperhatikan kondisi sekitar dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Santai Tanggapi Gugatan MK Soal Anggaran Makan Bergizi Gratis
Pemerintah Butuh Rp529,3 Miliar untuk Pulihkan Fasilitas Kesehatan di Sumatra
Petugas Damkar Jakarta Utara Evakuasi Anjing Terjepit di Pagar dalam 20 Menit
Pemprov NTB Bantah Klaim Penelantaran 18 Tahun oleh Warga Malaysia di Lombok