Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memimpin rapat evaluasi untuk memantau progres percepatan pembangunan dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rapat ini difokuskan untuk mengevaluasi perkembangan di lapangan dan merumuskan strategi percepatan yang lebih efektif.
Dalam arahannya, Bupati Rudy menekankan kriteria penting untuk mensukseskan program ini. Ia menyoroti perlunya tata kelola aset dan administrasi yang transparan dan akurat sebagai kunci utama. Hal ini dinilai penting agar proses pembangunan dapur MBG dapat berjalan lancar tanpa kendala yang berarti.
"Program Makan Bergizi Gratis ini adalah program prioritas nasional. Pelaksanaannya harus serius, didukung administrasi yang lengkap, dan menerapkan mekanisme penggunaan bahan baku yang tepat. Pengawasan ketat mutlak diperlukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," tegas Rudy Susmanto.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, memaparkan data terbaru pelaksanaan program. Saat ini, terdapat 288 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor. Sebanyak 195 SPPG di antaranya telah mengikuti Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji (PKPSS).
Artikel Terkait
Kemenhaj Godok Wacana War Ticket untuk Hapus Antrean Haji
Bhayangkara FC Waspadai Persijap Jepara Meski dalam Momentum Positif
Polda Sumsel Bedah Rumah Warga Kurang Mampu dalam Rangka Hari Bhayangkara
Ditlantas Polda Metro Jaya Gelar SIM Keliling di Lima Titik Jakarta