Peringatan Dini BMKG: Cuaca Ekstrem Banten, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II mengeluarkan peringatan dini untuk cuaca ekstrem yang akan melanda wilayah Banten. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bahaya, termasuk banjir, tanah longsor, dan angin dengan kecepatan tinggi.
Penyebab dan Faktor Pemicu Cuaca Ekstrem
Analisis BMKG menunjukkan bahwa dinamika atmosfer di atas wilayah Banten sedang dalam kondisi yang mendukung pembentukan awan hujan secara intensif. Beberapa fenomena klimatologi yang aktif berkontribusi adalah Madden-Julian Oscillation (MJO) serta aktivitas gelombang ekuatorial seperti Kelvin dan Rossby. Faktor pendukung lainnya adalah keberadaan pola siklonik di Samudera Hindia sebelah barat daya Banten dan anomali suhu permukaan laut yang lebih hangat, yang meningkatkan suplai uap air ke atmosfer. Tingkat kelembapan udara yang sangat tinggi, mencapai 70-100%, semakin memperkuat potensi terjadinya hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.
Prakiraan Cuaca dan Dampaknya
Berdasarkan analisis tersebut, BMKG memprakirakan Banten akan mengalami cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai potensi angin kencang. Fenomena ini diprakirakan terjadi pada tanggal 12 hingga 16 November 2025.
Wilayah Berpotensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat
- Kabupaten Lebak
- Kabupaten Pandeglang
- Kabupaten Serang (bagian barat dan selatan)
Artikel Terkait
Serangan Energi Guncang Pasar Minyak, Indonesia Incar Pasokan Alternatif dari Rusia
Yusril Tegaskan Kasus Air Keras Aktivis KontraS Tetap di Pengadilan Militer
Pertemuan AS Dijadwalkan, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata
Dua Tewas Setelah Mobil Jatuh ke Jurang 60 Meter di Minahasa Selatan