Ledakan Mobil di New Delhi Tewaskan 8 Orang dan Lukai 19 Korban

- Selasa, 11 November 2025 | 00:20 WIB
Ledakan Mobil di New Delhi Tewaskan 8 Orang dan Lukai 19 Korban

Ledakan Mobil di New Delhi Tewaskan 8 Orang dan Lukai 19 Korban

Sebuah insiden ledakan dahsyat mengguncang kawasan Old Delhi, India, tepatnya di jantung ibu kota New Delhi. Kejadian tragis ini mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan 19 lainnya menderita luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan.

Berdasarkan informasi terbaru, ledakan terjadi pada sebuah mobil yang sedang berhenti di persimpangan lampu merah. Polisi setempat menyatakan bahwa kendaraan tersebut meledak secara tiba-tiba pada sore hari ketika aktivitas masyarakat sedang padat-padarnya.

Kronologi Ledakan di Kawasan Padat Delhi

Komisaris Polisi New Delhi, Satish Golcha, mengkonfirmasi bahwa ledakan berasal dari sebuah kendaraan yang bergerak lambat sebelum akhirnya berhenti di lampu merah. "Ledakan terjadi secara mendadak di dalam kendaraan tersebut, dan dampaknya turut merusak kendaraan-kendaraan lain di sekitarnya," jelas Golcha kepada para wartawan.

Insiden ini terjadi di dekat stasiun metro Old Delhi, kawasan yang dikenal sebagai salah satu wilayah terpadat di kota tersebut. Saat kejadian, banyak warga yang sedang dalam perjalanan pulang dari aktivitas kerja mereka.

Dampak Kerusakan Pasca Ledakan

Ledakan tersebut memicu kebakaran yang menghanguskan setidaknya enam mobil dan beberapa kendaraan becak bermotor. Bangunan rumah sakit yang berlokasi tidak jauh dari tempat kejadian terpaksa ditutup sementara akibat insiden ini.

Tim forensik dan unit antiteror telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyelidikan mendalam. Sampai saat ini, pihak berwenang masih belum dapat memberikan pernyataan resmi mengenai penyebab pasti terjadinya ledakan.

AK Malik, Wakil Kepala Pemadam Kebakaran New Delhi, mengkonfirmasi jumlah korban berdasarkan data dari pihak rumah sakit. Sementara itu, ambulans terus berdatangan ke rumah sakit umum terdekat untuk menangani korban luka-luka.

Suasana mencekam masih terasa di sekitar lokasi kejadian, dimana keluarga korban terlihat berkumpul dengan wajah-wajah penuh kecemasan menunggu kabar tentang kondisi orang-orang yang mereka cintai.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar