Laporan terbaru mengungkapkan bahwa upaya bunuh diri ini dilakukan dengan cara mengonsumsi pil tidur secara berlebihan. Pusat Medis Tel Aviv Sourasky telah mengonfirmasi bahwa Tomer-Yerushalmi saat ini sedang menjalani serangkaian pemeriksaan medis lanjutan untuk memastikan kondisi kesehatannya.
Komisioner Kepolisian Israel, Danny Levy, secara resmi mengonfirmasi kejadian ini pada Minggu malam. Levy menyatakan bahwa kehidupan Tomer-Yerushalmi "tidak bahagia" sebelum kejadian. Di luar insiden kesehatan ini, seorang demonstran juga sempat ditahan di depan rumah mantan jaksa militer tersebut.
Latar Belakang Kasus Pembocoran Video Penyiksaan
Kasus ini berawal dari pengakuan Tomer-Yerushalmi bahwa dialah yang membocorkan video penyiksaan tahanan Palestina. Video yang direkam dari kamera pengawas di fasilitas penahanan Sde Teiman, Israel bagian selatan tersebut, menunjukkan praktik penyiksaan yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap tahanan Palestina.
Akibat pembocoran video ini, lima tentara cadangan Israel telah menghadapi dakwaan resmi. Di antara tuduhan yang diajukan adalah penggunaan benda tajam untuk menusuk tahanan Palestina di area sensitif dekat dubur. Video yang bocor ke media pada tahun 2024 ini telah memicu kontroversi besar di Israel maupun secara internasional.
Artikel Terkait
Mendagri Terbitkan SE, ASN Daerah Boleh WFH Setiap Jumat Mulai 2026
Menaker Usulkan Industri Kreatif Jadi Laboratorium Magang Nasional
Bupati Banyuwangi Paparkan Capaian 2025: IPM Naik, Kemiskinan Turun, Ekonomi Tumbuh 5,65%
Menteri Fadli Zon Dukung Rencana Festival Budaya Internasional pada 2026