Dua tersangka, Pam Saputra dan Romaja alias Roma, mengaku khilaf atas tindakan penembakan yang menyebabkan tewasnya seorang hansip berinisial AS di wilayah Cakung, Jakarta Timur. Keduanya mengakui melepaskan tembakan sebanyak dua kali ke arah korban.
"(Alasan menembak) Tidak sengaja," ujar Pam Saputra saat konferensi pers di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (10/11/2025).
Romaja menambahkan, "Khilaf. Dua kali menembak." Kedua pelaku kini menyatakan penyesalan mendalam atas perbuatan mereka yang merenggut nyawa korban.
Motif kejahatan ini didasari rencana penjualan motor curian untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. "Nyesel," kata Romaja. Pam Saputra menegaskan, "(Hasil kejahatan) untuk kebutuhan sehari-hari."
Proses penangkapan berlangsung cepat dalam waktu kurang dari 12 jam pasca kejadian. Romaja berhasil diamankan saat berusaha melarikan diri ke Lampung, sementara Pam Saputra ditangkap di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.
Artikel Terkait
Riset: Operasi Ketupat 2026 Berjalan Baik, Angka Kecelakaan Turun 30 Persen
Jenazah Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Tanah Air Akhir Pekan Ini
Ribuan Personel Amankan Ibadah Jumat Agung di Seluruh Sumatera Selatan
Pohon Tumbang Tewaskan Pengemudi Mobil di Bandung, 33 Titik Terdampak