Pesan Hari Pahlawan ke-80 di Polda Riau: 3 Teladan Pahlawan untuk Personel Polri

- Senin, 10 November 2025 | 09:40 WIB
Pesan Hari Pahlawan ke-80 di Polda Riau: 3 Teladan Pahlawan untuk Personel Polri
Peringatan Hari Pahlawan ke-80 di Polda Riau: Teladan Nilai Luhur untuk Personel

Polda Riau Gelar Upacara Khidmat Peringati Hari Pahlawan ke-80

Kepolisian Daerah (Polda) Riau telah menggelar upacara dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan ke-80 tahun 2025. Upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Mapolda Riau ini menjadi momen penting bagi seluruh personel untuk mengenang jasa dan meneladani nilai-nilai luhur para pejuang kemerdekaan Indonesia.

Irwasda Pimpin Upacara Hari Pahlawan di Polda Riau

Upacara dipimpin langsung oleh Irwasda Polda Riau, Kombes Pol Prabowo Santoso, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Turut hadir dalam kesempatan ini para Pejabat Utama (PJU) serta seluruh personel Polda Riau. Rangkaian acara upacara berjalan lancar, dimulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, hingga pembacaan pesan-pesan para Pahlawan.

Pesan Mendalam Kombes Prabowo tentang Makna Pahlawan

Dalam amanatnya, Kombes Prabowo menyampaikan pesan mendalam mengenai hakikat kemerdekaan dan peran abadi para pahlawan. Ia menegaskan bahwa pahlawan bukan hanya sekadar nama yang terpahat di batu nisan, melainkan merupakan cahaya yang terus menerangi perjalanan bangsa hingga saat ini.

"Kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan," tegas Kombes Prabowo, pada Senin (10/11/2025).

3 Teladan Utama dari Para Pahlawan untuk Personel Polri

Kombes Prabowo mengajak seluruh peserta upacara untuk meneladani tiga hal utama dari para pahlawan. Ketiga hal tersebut adalah sikap kesabaran, kemampuan untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi, dan memiliki pandangan yang jauh ke depan.

"Para pahlawan sabar menempuh ilmu, menyusun strategi, dan menunggu momentum di tengah segala keterbatasan, hingga akhirnya melahirkan kemenangan. Setelah kemerdekaan berhasil diraih, para pahlawan tidak sibuk berebut jabatan atau menuntut balasan. Mereka justru kembali ke jalan untuk mengajar, membangun, dan melanjutkan pengabdian, di situlah letak kehormatan sejati berada," jelasnya dengan khidmat.

Bentuk Perjuangan Baru di Era Modern

Ditambahkan olehnya, para pahlawan dahulu berjuang untuk kemakmuran generasi mendatang, menjadikan setiap langkah perjuangan sebagai bagian dari amanah kemanusiaan yang tidak boleh padam. Irwasda juga menekankan bahwa bentuk perjuangan di masa kini telah mengalami transformasi. Tantangan yang dihadapi oleh generasi sekarang, termasuk personel Polri, bukan lagi dilawan dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian yang tulus.

Meski bentuk tantangannya berbeda, semangat kepahlawanan harus terus hidup dan diterapkan dalam tugas sehari-hari, terutama dalam hal membela kebenaran dan menegakkan keadilan.

"Membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satupun anak bangsa yang tertinggal dalam arus kemajuan," imbuhnya.

Penutup: Semangat Mengisi Kemerdekaan

Mengakhiri amanatnya, Kombes Prabowo mengajak seluruh personel untuk senantiasa bersyukur dan berkomitmen bahwa kemerdekaan yang telah diraih dengan susah payah tidak akan disia-siakan. Seluruh personel diimbau untuk melanjutkan estafet perjuangan dengan bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani masyarakat dengan lebih tulus.

"Hari ini mari kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Pahlawanku, badanku terus bergerak untuk melanjutkan perjuanganmu," pungkas Kombes Prabowo mengakhiri amanat yang berkesan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar