Saat ini, tercatat 29 korban ledakan SMAN 72 Jakarta masih dirawat di tiga rumah sakit berbeda. Data terbaru dari Posko Pelayanan di RS Islam Cempaka Putih per Sabtu (8/11) pukul 01.30 WIB menunjukkan 14 korban dirawat di sana. Sementara itu, 14 korban lainnya dirawat di Rumah Sakit Yarsi, dan satu korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Pertamina Jaya.
Proses pendataan identitas korban masih berlangsung. Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Pengky Sukmawan, menyatakan bahwa tidak semua korban merupakan siswa, dan detail informasi masih dalam proses verifikasi.
Ledakan terjadi pada Jumat (7/11) saat pelaksanaan khotbah salat Jumat. Sebanyak 54 orang dilaporkan luka-luka, dengan 29 di antaranya masih dirawat. Sebuah senjata mainan ditemukan di lokasi kejadian. Kapolri mengonfirmasi bahwa terduga pelaku sudah diketahui dan diduga masih berasal dari lingkungan SMAN 72 Jakarta.
Artikel Terkait
Iran Bantah Klaim Trump Soal Negosiasi Akhiri Permusuhan
Layanan VIP Tokocrypto Tumbuh 93%, Kontribusi Lebih dari Separuh Volume Trading
Gen Z Beralih ke Soft Saving, Metode Menabung Fleksibel di Tengah Tekanan Ekonomi
Polri Pastikan Lalu Lintas Terkendali Saat Puncak Arus Balik Lebaran