Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta meluncurkan serial komedi terbaru berjudul 'Gak Konek' sebagai strategi kreatif untuk mempromosikan destinasi wisata Jakarta. Serial ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai tempat wisata di Jakarta kepada para penonton dengan cara yang menghibur.
Webseries 'Gak Konek' menampilkan bintang-bintang komedi muda ternama seperti Delia Husein, Arif Brata, Yono Bakri, dan Reinold Lawalata. Helma Dahlia, Sekretaris Disparekraf DKI Jakarta, menjelaskan bahwa serial ini menceritakan kisah ringan seputar kesalahpahaman konyol antara seorang fotografer wanita dan tiga pemuda yang selalu bertemu di berbagai lokasi wisata Jakarta.
Helma Dahlia menyampaikan, "Melalui 'Gak Konek', kami ingin menunjukkan bahwa Jakarta tidak hanya sebagai kota metropolitan, tetapi juga sebagai latar yang ideal untuk cerita komedi yang hangat dan universal." Serial ini diharapkan dapat mengajak penonton untuk mengeksplorasi berbagai ikon wisata Jakarta, mulai dari Kepulauan Seribu, Ancol, Kota Tua, Monas, hingga Blok M.
Selain menghibur, 'Gak Konek' dirancang dengan sinematografi yang menarik dan dialog yang segar untuk meningkatkan minat wisatawan domestik dalam mengunjungi destinasi lokal Jakarta. Serial ini juga memperkuat citra Jakarta sebagai kota yang dinamis, modern, serta kaya akan budaya dan tempat wisata.
Andhika Permata, Kepala Disparekraf DKI Jakarta, menegaskan bahwa produksi 'Gak Konek' merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif Jakarta. Serial ini mengikuti kesuksesan dua webseries sebelumnya, yaitu 'Tiba-tiba Ngeguide' (2022) dan 'Amnesia Romansa' (2024).
Andhika menambahkan, "Kami ingin menunjukkan bahwa Jakarta bukan hanya sekadar latar cerita, tetapi juga sumber inspirasi dan ruang berkarya bagi insan kreatif. Ini adalah upaya kami mewujudkan Jakarta sebagai Kota Sinema."
Webseries 'Gak Konek' akan segera tayang di platform digital terkemuka. Penonton dapat menyaksikannya mulai 10 November 2025 di RCTI dan mulai 20 November 2025 di CATCHPLAY . Dengan kolaborasi dan inovasi ini, Disparekraf DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan karya audiovisual yang mempromosikan pesona Jakarta dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif.
Artikel Terkait
Satria Muda Puncaki Klasemen IBL 2026 Usai Kalahkan Bogor Hornbills
Anggota DPR Serap Aspirasi Pelaku Industri Rokok Kecil dan Petani Tembakau di Semarang
Lima Tersangka Penculik Hakim Prancis yang Minta Tebusan Kripto Ditangkap
Dewan Pers Serukan Perlindungan dan Kesejahteraan Jurnalis di HPN 2026