TPID Kota Malang Tanam 3.000 Bibit Cabai untuk Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), mengambil langkah strategis dengan melakukan penanaman massal cabai. Gerakan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, di Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, sebagai upaya antisipasi kenaikan harga cabai dan penekanan laju inflasi.
Antisipasi Kenaikan Harga Cabai dengan Produksi Lokal
Wali Kota Wahyu Hidayat menjelaskan bahwa inisiatif penanaman 3.000 bibit cabai ini merupakan bantuan dari Bank Indonesia. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap melonjaknya harga cabai di pasaran dalam beberapa pekan terakhir. Tujuannya adalah untuk menstabilkan harga dan mengembalikannya ke kondisi normal dengan meningkatkan pasokan dari sumber lokal.
"Kita fokuskan ke cabai karena kita melihat dari beberapa minggu terakhir harganya sedang tinggi. Ini perlu kita antisipasi," tegas Wahyu Hidayat.
Lahan Seluas 40 Hektare di Kedungkandang Disiapkan
Untuk mendukung program ini, Pemerintah Kota Malang telah menyiapkan lahan seluas 40 hektare yang tersebar di Kecamatan Kedungkandang. Lokasi penanaman mencakup beberapa kelurahan, seperti Buring, Wonokoyo, Lesanpuro, Madyopuro, Cemorokandang, Tlogowaru, dan Bumiayu. Selain itu, terdapat juga lahan penanaman cabai di Kelurahan Merjosari seluas 20 hektare, yang terdiri atas varietas cabai besar dan cabai rawit.
Artikel Terkait
Bea Cukai Malang Dampingi Perusahaan Lokal Percepat Perizinan Cukai
Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Volume Kendaraan Tembus Rekor
Herdman: Kemenangan di FIFA Series Bukan Harga Mati, Fondasi untuk 2030 Lebih Penting
Menteri ESDM Tegaskan Stok Energi Nasional Aman di Tengah Konflik Global