Gunung Semeru Erupsi: Lava Pijar 2 KM dan Banjir Lahar Putuskan Jalan di Lumajang
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali erupsi dengan memuntahkan lava pijar pada Senin (3/11/2025) dini hari. Sementara itu, banjir lahar menerjang kawasan Candipuro, Lumajang, menyebabkan kerusakan infrastruktur.
Luncuran Lava Pijar Semeru Capai 2 Kilometer
Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Semeru, guguran lava pijar meluncur sejauh 2.000 meter dari puncak kawah. Material vulkanik ini mengalir ke arah tenggara menuju Besuk Kobokan.
"Gunung Semeru mengeluarkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 2.000 meter mengarah ke Besuk Kobokan," jelas Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian. Pihak berwenang merekomendasikan agar masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 8 kilometer dari puncak Gunung Semeru.
Banjir Lahar Semeru Sebabkan Jalan Ambles di Desa Jugosari
Banjir lahar yang mengalir melalui Sungai Leprak telah menyebabkan kerusakan parah di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro. Badan jalan di tepi sungai tersebut ambles sepanjang enam meter sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.
Material vulkanik berupa batu dan lumpur menghantam konstruksi jalan hingga menggerus sebagian besar pondasinya. Kejadian ini mengakibatkan aktivitas warga setempat lumpuh total.
"Jalan yang ambrol sekitar 6 meter karena diterjang banjir lahar yang mengarah ke jalan ini. Putusnya jalan ya membuat aktivitas terganggu," tutur salah seorang warga, Widarto.
Insiden erupsi Gunung Semeru dan banjir lahar ini menjadi perhatian serius bagi keselamatan warga sekitar serta kelancaran transportasi di wilayah Lumajang.
Artikel Terkait
Guru PNS di Nunukan Diduga Dikucilkan, Tunjangan Sertifikasi Mandek Setahun
Bank of China Gelar Forum di Medan untuk Dorong Transaksi Dagang RI-China Pakai Mata Uang Lokal
KPK Ungkap Pergeseran Modus Suap ke Transaksi Menggunakan Emas
KPK Tangkap Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Terkait Dugaan Suap Eksekusi Lahan