"Kita menyaksikan bagaimana teknologi mampu menembus batas negara, tapi sekaligus mengikis batas nurani," ujarnya. "Karena itu, AI harus diatur bukan hanya oleh hukum, tetapi juga oleh moralitas dan nilai-nilai kemanusiaan," tegasnya.
Pancasila Ditawarkan Sebagai Etika Global
Sebagai solusi, Megawati Soekarnoputri menawarkan Pancasila sebagai kerangka etik universal yang dapat menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai kemanusiaan. Ia meyakini prinsip-prinsip dalam Pancasila mampu menuntun arah dunia digital agar tidak kehilangan sisi moralnya.
"Pancasila menyeimbangkan antara dunia materiil dan spiritual, antara hak individu dan tanggung jawab sosial. Prinsip itu penting diterapkan dalam dunia digital yang cenderung menuhankan efisiensi," jelas Megawati.
Ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh menjauhkan manusia dari tanggung jawab sosialnya. Megawati juga menyerukan perlunya kepemimpinan yang tidak hanya visioner, tetapi juga berperikemanusiaan.
"Kita membutuhkan keberanian moral seperti yang pernah ditunjukkan Bung Karno. Dunia memerlukan kepemimpinan yang bukan hanya visioner, tetapi juga bermoral," pungkasnya.
Artikel Terkait
Pemerintah Gayo Lues Siapkan Pelepasan Hak Lahan untuk Huntap, Tunggu Anggaran Pusat
Mudik Lebaran dengan Mobil Bak Terbuka, Pilihan Praktis dan Hemat Warga Cianjur-Bandung
Ramai Pengunjung Pilih Ancol sebagai Alternatif Hindari Macet Puncak
Warga Ciracas Bersihkan Rumah Terendam Banjir di Hari Kedua Lebaran