Jaringan Mitra Internasional untuk Industri Kreatif Banyuwangi
Kemenlu menyelenggarakan lokakarya khusus yang menghubungkan 30 alumni Jagoan Banyuwangi dengan perusahaan dan organisasi kreatif global terkemuka. Mitra strategis yang terlibat termasuk:
- Epicenter Stockholm - Co-working space dan hub inovasi digital terkemuka di Swedia
- Opus Solution - Perusahaan inovasi digital dan AI berbasis di Hongkong
- ASEAN SME Academy - Platform pembelajaran online gratis di bawah Kementerian Perdagangan Filipina
- BNI Ventures dan Pijar Foundation - Mitra strategis dalam negeri
Dukungan Pemerintah Daerah dan Harapan Ke Depan
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut positif inisiatif Kemenlu ini. "Ini membuka ruang bagi kami untuk belajar praktik baik dari mitra internasional Kemenlu. Kami sangat senang Kemenlu membantu membukakan jejaring global," ungkap Ipuk.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelaku industri kreatif Banyuwangi melalui pembelajaran digital, peningkatan literasi keuangan, promosi bisnis, serta pemanfaatan teknologi untuk ekspansi pasar yang lebih luas. Keberlanjutan kerjasama antara Banyuwangi dengan mitra internasional menjadi fokus utama dalam pengembangan ekosistem kreatif yang berkelanjutan.
Kegiatan Sesdilu di Banyuwangi juga dihadiri oleh para diplomat senior Indonesia, termasuk Duta Besar RI untuk Serbia (2010-2014) Semuel Samson, Duta Besar RI untuk Suriname (2010-2014) dan Bahrain (2017-2021) Syahrir Rahardjo, serta Duta Besar RI untuk Rumania (2014-2017) Diar Nurbiantoro yang bertindak sebagai mentor bagi peserta program.
Artikel Terkait
Stadion GHAS Padang Siap Direhab Total, Semen Padang Siap Jadi Tim Musafir
Jokowi Sambut Rakernas PSI dengan Passapu dan Tarian Bugis di Makassar
Di Balik Tunjangan dan Sertifikasi, Perlindungan Guru Masih Terabaikan
Hujan Deras Lumpuhkan Tiga Rute Transjakarta, Genangan Hingga 40 Cm Paksa Pengalihan