Tiga Perusahaan di Tangerang Disegel karena Cemari Sungai Cisadane

- Selasa, 21 Juli 2026 | 18:45 WIB
Tiga Perusahaan di Tangerang Disegel karena Cemari Sungai Cisadane

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten menyegel tiga perusahaan yang terbukti mencemari Sungai Cisadane, Tangerang, hingga airnya berubah menjadi hitam pekat. Selain merusak lingkungan, ketiga perusahaan itu juga diketahui tidak memiliki izin operasi.

Kepala DLHK Provinsi Banten, Wawan Gunawan, mengatakan inspeksi mendadak dilakukan atas arahan Gubernur Banten Andra Soni. Petugas bergerak ke lokasi di Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga, pada Senin (20/7).

"Berdasarkan pantauan awal di lapangan, perubahan warna dan bau menyengat tersebut diduga kuat berasal dari pembuangan limbah industri di sekitar aliran sungai," ujar Wawan, Selasa (21/7/2026).

Hasil sidak menemukan tiga perusahaan yang sengaja membuang limbah ke aliran sungai. Masing-masing bergerak di bidang pencelupan atau pencucian jeans, daur ulang plastik, dan aluminium.

"Seluruh perusahaan yang disegel tidak memiliki izin operasional. Selama masa penyegelan, pihak perusahaan dilarang beraktivitas hingga seluruh perizinannya terpenuhi," tegas Wawan.

Ia menambahkan, Pemprov Banten tidak segan membawa masalah ini ke jalur hukum jika pemilik usaha nekat beroperasi kembali secara ilegal. "Apabila tetap membandel atau beraktivitas tanpa izin, maka akan dilakukan penindakan hukum sesuai aturan yang berlaku," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni mengungkap temuan dugaan pencemaran Sungai Cisadane di wilayah Pakuhaji dan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Ia menyebut ada indikasi kuat aktivitas industri menyebabkan air sungai berubah menjadi hitam pekat. Andra pun langsung meminta DLHK Banten menindaklanjutinya. Berdasarkan penelusuran, aliran air hitam tersebut berasal dari saluran muara Kali Sabi di Kampung Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

"DLHK Banten sudah melakukan penelusuran dan berhasil menemukan titik sumber penyebab berubahnya warna Sungai Cisadane menjadi hitam," ungkap Andra Soni, Senin (20/7).

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags