Peringati Hari Anak Nasional, Kemensos Gelar Bakti Sosial Terpadu di Bogor

- Jumat, 17 Juli 2026 | 16:55 WIB
Peringati Hari Anak Nasional, Kemensos Gelar Bakti Sosial Terpadu di Bogor

Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Cibinong menggelar bakti sosial terpadu di Kota Bogor, Jawa Barat, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Kegiatan ini menyasar kelompok rentan dengan layanan sosial, kesehatan, dan pendidikan.

Mengusung tema 'Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan', bakti sosial tersebut mencakup penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), pemeriksaan kesehatan gratis, program tebus ijazah, operasi katarak, hingga khitanan massal. Kegiatan menjangkau sekitar 270 penerima manfaat dengan total nilai bantuan Rp549.019.000.

"Bakti Sosial Terpadu merupakan wujud nyata kepedulian negara terhadap masyarakat, khususnya kelompok rentan," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos, Hasim dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026).

Hasim menegaskan komitmen Kemensos memberikan pelayanan dan pendampingan berkelanjutan melalui berbagai program rehabilitasi sosial. Ia juga mengapresiasi sinergi dengan pemerintah daerah dan mitra lain. "Sinergi antara Kementerian Sosial, Pemerintah Kota Bogor, fasilitas layanan kesehatan, dan berbagai mitra menjadi kunci dalam menghadirkan layanan sosial dan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Dalam penyaluran ATENSI, Kemensos berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kota Bogor memberikan bantuan kepada 143 penerima manfaat, terdiri dari 8 anak, 21 kelompok rentan, 26 korban penyalahgunaan NAPZA, 35 orang dengan HIV, 25 penyandang disabilitas, dan 28 lanjut usia. Bantuan disesuaikan dengan kebutuhan, meliputi 68 paket nutrisi, 74 paket perlengkapan kebersihan diri dan kebutuhan medis, 28 kursi roda dewasa, alat bantu dengar, tabung oksigen, kaki dan tangan palsu, korset penyangga, tongkat bantu jalan, serta 13 paket bantuan kewirausahaan.

Selain bantuan, Kemensos menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi melalui program STIS Go to Community kepada 103 penerima manfaat di LKS PPDI dan LKS Candra Naya. Layanan mencakup edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), edukasi psikososial tentang pencegahan kekerasan daring, serta terapi okupasi untuk meningkatkan kemampuan motorik halus.

Di bidang pendidikan, program Tebus Ijazah membantu 21 anak lulusan SMP dan SMK. Seluruh tunggakan pendidikan dibayarkan sehingga ijazah dapat ditebus dan diserahkan kepada penerima manfaat. Program ini diharapkan membuka kembali kesempatan anak-anak melanjutkan pendidikan atau memasuki dunia kerja.

Pada layanan kesehatan, operasi katarak dilakukan di Klinik Mata Dokter Hasni Ainun Habibie. Dari 42 orang yang mengikuti skrining, 21 dinyatakan lolos dan menjalani operasi. Selain itu, 62 anak mengikuti khitanan massal di Rumah Sunat Estetika.

Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana melalui kolaborasi antara Kemensos, Pemerintah Kota Bogor, Dinas Sosial Kota Bogor, fasilitas kesehatan, dan berbagai mitra. Melalui sinergi ini, Kemensos berupaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan sosial, kesehatan, dan pendidikan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags