Pramono Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling, Targetkan 23 Ribu Hewan Sterilisasi

- Jumat, 10 Juli 2026 | 22:25 WIB
Pramono Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling, Targetkan 23 Ribu Hewan Sterilisasi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meninjau langsung pelayanan Mobil Klinik Hewan Keliling di RPTRA Mustika, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2026). Layanan ini merupakan realisasi komitmennya untuk memperluas akses kesehatan hewan bagi warga Jakarta.

Pemprov DKI menyiapkan lima unit mobil klinik yang akan beroperasi di lima kota administrasi. Setiap unit dilengkapi dokter hewan dan peralatan medis untuk pemeriksaan kesehatan, pengobatan kucing, anjing, kambing, dan sapi, hingga tindakan operasi kecil, sterilisasi, dan USG.

"Jakarta sebagai kota bebas rabies harus terus didukung dan dipertahankan. Keberadaan mobil klinik ini menjadi modal sosial yang baik untuk mempertahankan status tersebut sekaligus mendukung Jakarta sebagai kota global," ujar Pramono.

Pada 2026, Pemprov menargetkan sterilisasi terhadap 23 ribu hewan. Pramono mengajak masyarakat memanfaatkan layanan ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta ramah hewan. "Ini terobosan baru, mungkin pertama di Indonesia, dimulai dari Jakarta," katanya.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Hasudungan A Sidabalok memastikan operasional mobil klinik berjalan enam hari sepekan, Senin hingga Sabtu. Titik lokasi akan diumumkan melalui media sosial. Pihaknya juga membuka peluang subsidi bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar dan penerima bantuan sosial lain, meski skema masih dikaji.

Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth mengapresiasi langkah ini. Menurutnya, Jakarta sebagai kota ramah hewan perlahan terwujud. "Pramono sudah merealisasikan janji kampanye memperluas akses kesehatan hewan. Ini bentuk pemenuhan janji untuk layanan publik yang lebih inklusif," ujarnya.

Kenneth mendorong penambahan armada dan pembangunan klinik hewan permanen di setiap kota administrasi. Saat ini baru ada satu Puskeswan di Ragunan. Ia juga berharap ada kebijakan khusus agar layanan tertentu bisa gratis bagi warga kurang mampu. "Kalau ada kejadian khusus atau pemilik hewan kurang mampu, ke depan akan ada pertimbangan khusus," tutupnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags