Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyebut pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto berlangsung dari hati ke hati. Ia menilai pertemuan itu mencerminkan hubungan khusus kedua negara yang ditandai ikatan erat, saling percaya, menghormati, dan memahami.
"Dan saya sangat senang hari ini memiliki kesempatan untuk melakukan pembicaraan yang sangat bermanfaat, terbuka, jujur, dan dari hati ke hati dengan Presiden Prabowo tentang bagaimana kita dapat membawa kemitraan kita lebih jauh lagi," kata PM Wong dalam keterangan pers bersama Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2025).
PM Wong mengungkapkan keyakinan Singapura terhadap masa depan Indonesia. Optimisme itu, kata dia, tercermin dari konsistensi investasi Singapura di Indonesia selama bertahun-tahun.
"Seperti yang saya sampaikan sebelumnya saat makan siang, Singapura memiliki keyakinan penuh pada masa depan Indonesia. Kami ingin Indonesia berhasil karena masa depan kita terkait erat. Dan keyakinan kami pada Indonesia tercermin dalam tindakan kami. Itulah mengapa Singapura telah berinvestasi secara konsisten di Indonesia selama bertahun-tahun, dan kami akan terus melakukannya," ujarnya.
"Investasi ini lebih dari sekadar aliran modal. Investasi ini menciptakan bisnis, industri hilir, infrastruktur digital, peluang, dan lapangan kerja yang baik bagi masyarakat Indonesia. Dan perusahaan-perusahaan kami terus melihat banyak peluang di sini," lanjutnya.
Ia mencontohkan kuatnya minat investor Singapura di kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK). "BBK segera berubah menjadi pusat digital yang vibrant dan menarik perusahaan terkemuka untuk berinvestasi di sana," ucapnya.
Selain itu, Kendal Industrial Park yang saat ini telah memenuhi kapasitas disebut sebagai bukti nyata keberhasilan kolaborasi kedua negara. Kawasan itu akan diperluas guna menarik investasi baru dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja.
"Kendal Industrial Park merayakan ulang tahun ke-10 tahun ini dan itu juga sebuah kisah sukses lainnya. Ini telah mencapai kapasitas penuh dan akan mengembangkan 1.000 hektare lagi. Perluasan ini akan menciptakan lebih banyak investasi, menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan, dan mendukung keberlangsungan pembangunan dan pertumbuhan Indonesia," tuturnya.
PM Wong juga menyampaikan bahwa peningkatan hubungan perdagangan dan investasi kedua negara akan diiringi dengan penguatan ketahanan rantai pasok. Menurutnya, hal ini menjadi upaya bersama Indonesia dan Singapura dalam menghadapi berbagai tantangan global.
"Kami juga berkomitmen untuk memperkuat ketahanan rantai pasok kami, sehingga kedua negara dapat saling mendukung satu sama lain dengan lebih baik di tengah upaya menavigasi guncangan eksternal lainnya," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, PM Wong menegaskan bahwa Indonesia dan Singapura memiliki visi yang sama untuk terus membuka peluang kerja sama baru. Hal ini bertujuan meningkatkan daya saing kedua negara sekaligus memperkuat kawasan ASEAN.
"Dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan lebih banyak peluang bagi rakyat kita, memperkuat ketahanan kita dan membuat kedua negara kita serta wilayah kita di ASEAN lebih kompetitif," ujar PM Wong.
Artikel Terkait
Prabowo Sambut PM Modi di Halim, Jet Tempur Kawal Pesawat India
Prabowo Instruksikan Haji dan Umrah Tak Lagi Dijadikan Komoditas, Kemenhaj Tertibkan Travel Nakal
Indonesia-Singapura Sepakati 26 Kerja Sama, dari Energi hingga Keamanan Siber
Prabowo: Hubungan Indonesia-Singapura Harus Langgeng di Masa Depan