Partai Golkar telah memanggil kadernya, Thrensius Lazakar, anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), terkait dugaan intimidasi terhadap dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr Icha. Sekjen Partai Golkar Sarmuji mengonfirmasi langkah tersebut dan menyatakan partai sedang menyusun laporan hasil pemanggilan.
"Sudah dipanggil yang bersangkutan. Kemarin saya bertelepon dengan Ketua DPD Provinsi NTT dan DPD NTT lagi menyusun laporan dari pemanggilan yang bersangkutan," kata Sarmuji di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/6/2026).
Sarmuji menegaskan, jika terbukti bersalah, kader tersebut akan dikenai sanksi sesuai tingkat kesalahan. "Tapi kita akan berbuat adil. Kalau memang kader kami salah, kami tidak akan tolerir, kami pasti akan berikan sanksi sesuai dengan tingkat kesalahannya," ucapnya.
Namun, ia mengingatkan perlunya pembuktian lebih lanjut apakah benar terjadi intimidasi dan apakah tindakan itu berkaitan dengan kematian dr Icha. "Kita mesti tahu benar apakah benar ada tindakan seperti itu, tindakan intimidasi, dan apakah tindakan intimidasi itu benar kemudian menyebabkan seseorang mengambil keputusan seperti yang kemarin," sebutnya.
Dokter Icha ditemukan meninggal pada Jumat (26/6) diduga akibat depresi berat setelah diintimidasi oleh anggota DPRD TTU. Ia diduga diintimidasi saat bertugas di IGD RS Leona Kefamenanu, TTU, NTT, ketika menangani pasien anak korban gigitan ular hijau. Dua pria yang mengaku anggota DPRD TTU, Therensius Lazakar dan Norbertus Tubani, datang ke IGD dan berbicara dengan nada keras. Pasien tersebut diketahui merupakan keponakan Therensius.
Artikel Terkait
Ibu dr Icha Patah Hati, Tak Sangka Anaknya Meninggal karena Tekanan Pihak Tak Bertanggung Jawab
Golkar Dorong Pembahasan RUU Pemilu Segera Dimulai
Golkar Siapkan Sanksi untuk Kader yang Terbukti Intimidasi Dokter Icha
DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Dugaan Intimidasi di Balik Kematian Dokter Icha