Iran bersiap menggelar seremoni pemakaman besar-besaran untuk mantan pemimpin tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu. Foto-foto Khamenei berukuran besar telah terpasang di kompleks Grand Mosalla di Teheran, tempat para pekerja mempersiapkan acara yang disebut-sebut sebagai pemakaman kenegaraan terbesar dalam sejarah negara Syiah itu.
Pemakaman yang sempat tertunda akibat memuncaknya perang di Timur Tengah ini akhirnya digelar saat Iran dan AS tengah dalam masa gencatan senjata, setelah penandatanganan perjanjian awal untuk mengakhiri konflik. Khamenei, yang menjadi sosok spiritual bagi banyak penganut Syiah, wafat dalam usia 86 tahun di kediamannya di pusat ibu kota Iran pada 28 Februari, hari pertama perang berkecamuk.
Seremoni yang terbuka untuk umum ini akan dimulai pada Sabtu (4/7) mendatang. Jenazah Khamenei akan disemayamkan di kompleks Grand Mosalla, atau yang secara resmi disebut Imam Khomeini Mosalla, di pusat kota Teheran. Tempat itu biasa menjadi lokasi salat Jumat akbar, seremoni resmi, dan pertemuan keagamaan besar-besaran. Jenazah para anggota keluarga Khamenei yang meninggal dalam serangan yang sama juga akan disemayamkan di sana.
Menurut para pejabat Iran, seremoni pemakaman diperkirakan akan dihadiri oleh 15 juta hingga 20 juta pelayat. Para pekerja tampak mengecat ulang area lokasi, dengan kehadiran polisi dalam jumlah besar di sekitar kompleks. Tayangan televisi pemerintah Iran menampilkan para pekerja mengelas struktur logam, sementara beberapa crane mengangkat material konstruksi di sekitar lokasi.