Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela awal pekan ini meningkat menjadi 1.430 orang. Ketua Majelis Nasional Jorge Rodriguez mengonfirmasi angka tersebut sekaligus melaporkan 3.238 korban luka.
Dua gempa berkekuatan 7,2 dan 7,5 magnitudo mengguncang wilayah dekat pesisir Karibia pada Rabu (24/6). Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyebut fenomena ini sebagai gempa kembar atau doublet. Banyak bangunan runtuh, bandara utama Venezuela rusak, dan kekhawatiran akan jatuhnya lebih banyak korban pun membayangi.
Sebelumnya, otoritas setempat mengumumkan jumlah korban tewas mencapai 920 orang, dengan lebih dari 3.000 luka-luka dan 170 orang masih terjebak reruntuhan.
Dua hari setelah gempa, warga mulai frustrasi karena lambannya bantuan di beberapa area terdampak paling parah, termasuk negara bagian La Guaria. Di wilayah itu, warga dan relawan terpaksa membongkar puing bangunan dengan tangan kosong akibat minimnya alat berat dan ketiadaan pejabat resmi.
Artikel Terkait
Cemburu Jadi Pemicu Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang
Pemuda Terkapar Berlumuran Darah Usai Dibacok Begal di Bekasi, Polisi Selidiki
HUT ke-1.343 Kota Palembang, LRT Sumsel Tambah Jam Operasional Empat Hari
Menteri Haji Resmi Buka Islamic Expo 2026, Dorong Pariwisata Dua Arah dengan Saudi