BPS: Kejujuran Masyarakat Kunci Sukses Sensus Ekonomi 2026

- Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB
BPS: Kejujuran Masyarakat Kunci Sukses Sensus Ekonomi 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada kejujuran masyarakat dalam memberikan informasi mengenai aktivitas ekonomi yang dijalankan. Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan hal itu dalam kunjungannya ke Bandarlampung, Sabtu, 27 Juni 2026.

"Keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat serta sangat bergantung pada kejujuran masyarakat dalam memberikan informasi mengenai aktivitas ekonomi yang dijalankan," kata Amalia.

Ia menambahkan, kesuksesan sensus juga diukur dari tidak adanya usaha atau rumah tangga yang terlewat dalam pendataan. "Semua harus tercatat tanpa terkecuali. Mari kita bersama-sama memastikan tidak ada satu pun usaha yang terlewat karena setiap aktivitas ekonomi, sekecil apa pun, memiliki arti penting bagi perekonomian kita, perekonomian Lampung, hingga perekonomian Indonesia," ujarnya.

Untuk menjangkau seluruh wilayah, BPS akan menerjunkan 8.619 petugas sensus di 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Amalia memberikan apresiasi dan semangat kepada para petugas yang akan bertugas. "Petugas di lapangan adalah ujung tombak keberhasilan Sensus Ekonomi 2026. Maka kami mengajak seluruh petugas menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi," katanya.

Ia berharap Sensus Ekonomi 2026 mampu menghasilkan data yang akurat, lengkap, dan berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi. "Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan seluruh petugas sensus, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghadirkan potret utuh kondisi perekonomian Lampung yang akan menjadi fondasi penting bagi pembangunan ekonomi Indonesia di masa mendatang," pungkasnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags