Sebuah unggahan di media sosial yang membandingkan perokok dengan Prabowo Subianto menjadi perbincangan hangat. Netizen berseloroh bahwa keduanya sama-sama sulit dinasihati. Cuitan itu muncul sebagai respons atas cerita seorang dokter tentang pasiennya yang tetap menolak berhenti merokok meski sudah mengalami komplikasi kesehatan serius.
Dalam unggahannya, dokter tersebut menceritakan pengalaman menangani seorang kakek berusia 80 tahun yang menderita gagal jantung, PPOK, dan berbagai penyakit lain. Meski kondisinya sudah kritis, sang kakek tetap bersikukuh tidak mau berhenti merokok. Kisah ini pun memicu beragam reaksi dari warganet.
Sebagian netizen menanggapinya dengan humor. Salah satu komentar yang banyak mendapat perhatian berbunyi, "Waktu saya baca tentang bahaya rokok, saya langsung berhenti baca!" Ucapan itu sontak mengundang gelak tawa dan tanda setuju dari pengguna lain.
Fenomena ini menunjukkan betapa sulitnya mengubah kebiasaan merokok, bahkan ketika risiko kesehatannya sudah di depan mata. Para ahli kesehatan pun terus mengingatkan bahwa berhenti merokok adalah salah satu langkah terbaik untuk mencegah berbagai penyakit kronis.
Artikel Terkait
Pengamat: Risiko Kekacauan di Era Prabowo Lebih Kompleks dari Sekadar Bayang-Bayang Jokowi
Rocky Gerung: Londo Ireng Simbol Pengkhianat, Megawati Simpan Dendam
Airlangga Sebut Calon Gubernur PFII Sudah Ada, Masih Dirahasiakan
Nusron Wahid Respons Isu Reshuffle: Itu Hak Prerogatif Presiden