Willy Aditya Ajak OB, Pamdal, dan Sopir Anggota DPR Tingkatkan Literasi Lewat Pojok Baca

- Jumat, 26 Juni 2026 | 08:45 WIB
Willy Aditya Ajak OB, Pamdal, dan Sopir Anggota DPR Tingkatkan Literasi Lewat Pojok Baca

Anggota DPR dari Fraksi NasDem, Willy Aditya, memulai gerakan literasi dari lingkungan terdekatnya: Kompleks Parlemen. Ketua Komisi XIII DPR ini menyasar para office boy (OB), petugas keamanan dalam (pamdal), hingga sopir anggota dewan untuk diajak meningkatkan budaya membaca dan menulis.

“Niat baik membangun literasi bisa dimulai dari hal-hal yang ada di sekitar kita, untuk orang-orang di lingkungan kita sendiri,” kata Willy melalui keterangan tertulis, Jumat, 26 Juni 2026.

Gagasan itu ia sampaikan dalam talkshow bertajuk Literasi Budaya untuk Demokrasi: Merawat Kearifan, Menguatkan Kebangsaan. Willy mengusulkan pendirian Pojok Baca di basement, area parkir, tempat istirahat para OB, pamdal, dan karyawan DPR. Menurut dia, ruang-ruang yang selama ini hanya menjadi tempat transit bisa berubah menjadi jendela pengetahuan yang mudah diakses. Fasilitas itu terbuka bagi siapa saja tanpa memandang seragam yang mereka kenakan.

“Memang para pemimpin sidang di DPR ini bisa lancar berkat siapa jika bukan karena pengamanan para Pamdal? Memang kerja para TA bisa selancar apa jika beberapa kebutuhannya tidak ditopang oleh para OB?” ungkap Willy.

Langkah awal yang dilakukan Willy tak sekadar menyediakan buku bacaan. Ia juga membagikan buku diari kepada para petugas kebersihan, petugas keamanan, dan karyawan DPR RI yang hadir.

“Bukan buku tebal berisi teori. Hanya sebuah buku catatan kecil dengan harapan besar bahwa menulis, seperti membaca, bisa menjadi kebiasaan yang tumbuh dari keseharian,” kata Willy.

Willy menjelaskan alasan pemberian buku harian itu. Menurut dia, literasi bukan sekadar membaca. “Literasi adalah pengetahuan yang memadai tentang sesuatu hal. Karena itulah dibutuhkan juga menulis agar tumbuh dialektika di dalam pikiran kita. Itulah sejatinya literasi,” ujar Willy.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.