Presiden Prabowo Subianto secara langsung memberikan perhatian pada kasus penganiayaan dan penyekapan yang dilakukan Taufik Hidayat (30) terhadap kekasihnya, YTR (29). Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman menyampaikan pesan tersebut usai menjenguk korban di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat.
Dudung datang untuk memastikan kondisi YTR sekaligus menegaskan bahwa negara akan mengawal penanganan kasus ini, baik dari sisi pemulihan korban maupun proses hukumnya. "Malam ini saya hadir di Rumah Sakit Hasan Sadikin untuk melihat secara langsung korban YTR. Yang tadi saya langsung melihat, dan saya bertemu dengan keluarganya. Dan tentunya saya sampaikan, negara hadir dan sangat peduli kepada perawatan, bahkan kelanjutannya," kata Dudung, Kamis (25/6/2026).
Dudung mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap kasus kekerasan ini. Kepala negara meminta agar seluruh proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku. "Ya pesan dari beliau, ya disesuaikan dengan prosedur hukum yang berlaku. Dan beliau sangat peduli sekali kepada kejadian ini, dan ini berharap untuk tidak terulang," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila menemukan dugaan tindak kekerasan di lingkungan sekitar. "Dan imbauan kepada masyarakat, kalau melihat ada hal-hal yang mencurigakan, ada hal-hal yang janggal, segera melaporkan kepada aparat yang terkait. Sehingga tidak terjadi di luar pengawasan. Itu saja," tutup Dudung.
Artikel Terkait
Polres Dumai Bangun Sumur Bor Antisipasi Kekeringan di Gurun Panjang
Dua ABK WNI Hilang Usai Kapal Ikan Tabrakan dengan Kapal LPG di Perairan Busan
Rubio Sesalkan Pembatalan Kunjungan Menlu Italia ke AS Akibat Ketegangan Trump-Meloni
Paus Leo XIV Kirim Bantuan Darurat Awal 100.000 Euro untuk Korban Gempa Kembar di Venezuela