Harga emas batangan yang dijual oleh PT Pegadaian (Persero) mengalami penurunan seragam pada seluruh jenis produk, Minggu (21/6/2026). Berdasarkan data yang tertera di laman resmi perusahaan, tren penurunan ini terjadi baik pada emas produksi UBS maupun Galeri 24.
Untuk emas UBS ukuran satu gram, misalnya, harga tercatat sebesar Rp2,662 juta atau turun Rp6.000 dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan dengan besaran yang sama juga terjadi pada emas Galeri 24 dengan berat satu gram yang kini dibanderol Rp2,649 juta.
Penurunan harga ini terjadi di hampir seluruh variasi berat yang ditawarkan. Pada emas UBS, harga untuk ukuran 0,5 gram berada di angka Rp1,439 juta, sementara ukuran dua gram dijual Rp5,282 juta. Untuk ukuran yang lebih besar, emas UBS lima gram dibanderol Rp13,053 juta, dan ukuran sepuluh gram mencapai Rp25,969 juta.
Adapun untuk emas Galeri 24, harga ukuran 0,5 gram tercatat Rp1,389 juta. Ukuran dua gram dijual Rp5,234 juta, lima gram Rp12,990 juta, dan sepuluh gram Rp25,910 juta. Produk Galeri 24 juga menyediakan ukuran satu kilogram yang dibanderol Rp2,567 miliar.
Sementara itu, pada kategori bobot yang lebih besar, emas UBS ukuran 25 gram dijual Rp64,795 juta, 50 gram Rp129,323 juta, dan 100 gram Rp258,543 juta. Untuk ukuran 250 gram, harganya mencapai Rp646,167 juta, sedangkan ukuran 500 gram dibanderol Rp1,290 miliar.
Di sisi lain, harga emas Galeri 24 untuk ukuran 25 gram tercatat Rp64,428 juta, 50 gram Rp128,754 juta, dan 100 gram Rp257,381 juta. Ukuran 250 gram dijual Rp641,871 juta, sementara ukuran 500 gram mencapai Rp1,283 miliar.
Penurunan harga ini menjadi perhatian bagi masyarakat yang ingin berinvestasi atau sekadar memantau pergerakan nilai logam mulia. Pegadaian sendiri rutin memperbarui daftar harga setiap hari melalui kanal resmi mereka.
Artikel Terkait
Seskab Teddy Gagas Kompetisi Inovasi Internal, 106 Ide Pegawai Setkab Bersaing Dukung Asta Cita
Video Viral Tumpukan Sampah di Kali Gendong, Gubernur Pramono: Dipicu Penutupan Sementara TPST Bantar Gebang
Hasil SPMB SMA dan SMK Negeri di Jawa Tengah Diumumkan, Dinas Pendidikan Imbau Akses Hanya Lewat Situs Resmi
Pria Paruh Baya Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur Dikejar Warga hingga Naik ke Atap Genteng di Cakung