AS dan Kanada Tolak Visa Presiden Sepak Bola Palestina untuk Hadiri Piala Dunia 2026

- Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:15 WIB
AS dan Kanada Tolak Visa Presiden Sepak Bola Palestina untuk Hadiri Piala Dunia 2026

Amerika Serikat dan Kanada dilaporkan menolak permohonan visa yang diajukan Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina, Jibril Rajoub, untuk menghadiri perhelatan Piala Dunia. Padahal, turnamen sepak bola terbesar di dunia itu tengah berlangsung di kawasan Amerika Utara.

Jibril Rajoub mengungkapkan bahwa ia akhirnya berhasil memasuki Meksiko untuk menghadiri seremoni pembukaan Piala Dunia di Mexico City pada Kamis waktu setempat. Acara tersebut digelar sebelum tim Meksiko mengalahkan Afrika Selatan. Namun, perjalanannya tidak sepenuhnya mulus.

“Mereka tidak memberi saya visa untuk Amerika Serikat setelah saya mengajukan permohonan di Amman, ibu kota Yordania. Perilaku mereka sangat konyol,” kata ketua sepak bola Palestina itu dalam wawancara telepon dengan kantor berita AFP, Sabtu (13/6/2026).

“Saat ini saya berada di Meksiko. Saya akan menghadiri pertandingan Tunisia di Monterrey melawan Swedia pada 14 Juni, dan kemudian saya akan kembali ke Palestina,” tambahnya.

Selain Amerika Serikat, Rajoub juga mengaku gagal mendapatkan visa untuk Kanada, negara yang turut menjadi tuan rumah Piala Dunia edisi kali ini. Ia mencurigai adanya motif politik di balik penolakan tersebut.

“Lingkaran tertentu tidak ingin kami mengkritik Israel,” katanya, seraya mengklaim bahwa “Israel telah memberikan tekanan.”

Sebelumnya, pada bulan April, Rajoub sempat menghadiri Kongres FIFA di Vancouver, Kanada. Namun, saat itu ia menolak undangan dari Presiden FIFA Gianni Infantino untuk berpartisipasi dalam foto grup bersama seorang pejabat dari Asosiasi Sepak Bola Israel. Penolakan itu diduga menjadi salah satu pemicu ketegangan yang berujung pada penolakan visa kali ini.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar