Amerika Serikat dan Kanada dilaporkan menolak permohonan visa yang diajukan Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina, Jibril Rajoub, untuk menghadiri perhelatan Piala Dunia. Padahal, turnamen sepak bola terbesar di dunia itu tengah berlangsung di kawasan Amerika Utara.
Jibril Rajoub mengungkapkan bahwa ia akhirnya berhasil memasuki Meksiko untuk menghadiri seremoni pembukaan Piala Dunia di Mexico City pada Kamis waktu setempat. Acara tersebut digelar sebelum tim Meksiko mengalahkan Afrika Selatan. Namun, perjalanannya tidak sepenuhnya mulus.
“Mereka tidak memberi saya visa untuk Amerika Serikat setelah saya mengajukan permohonan di Amman, ibu kota Yordania. Perilaku mereka sangat konyol,” kata ketua sepak bola Palestina itu dalam wawancara telepon dengan kantor berita AFP, Sabtu (13/6/2026).
“Saat ini saya berada di Meksiko. Saya akan menghadiri pertandingan Tunisia di Monterrey melawan Swedia pada 14 Juni, dan kemudian saya akan kembali ke Palestina,” tambahnya.
Selain Amerika Serikat, Rajoub juga mengaku gagal mendapatkan visa untuk Kanada, negara yang turut menjadi tuan rumah Piala Dunia edisi kali ini. Ia mencurigai adanya motif politik di balik penolakan tersebut.
“Lingkaran tertentu tidak ingin kami mengkritik Israel,” katanya, seraya mengklaim bahwa “Israel telah memberikan tekanan.”
Sebelumnya, pada bulan April, Rajoub sempat menghadiri Kongres FIFA di Vancouver, Kanada. Namun, saat itu ia menolak undangan dari Presiden FIFA Gianni Infantino untuk berpartisipasi dalam foto grup bersama seorang pejabat dari Asosiasi Sepak Bola Israel. Penolakan itu diduga menjadi salah satu pemicu ketegangan yang berujung pada penolakan visa kali ini.
Artikel Terkait
Pengamat Peringatkan Prabowo soal Potensi Reformasi 1998 Jilid II Jika Ekonomi Tak Segera Dibenahi
Kennedy Center Hapus Nama Donald Trump dari Fasad Gedung Setelah Putusan Pengadilan
194 Jemaah Haji Kabupaten Solok Kembali ke Tanah Air dalam Kondisi Selamat
Pelita Jaya Hajar Dewa United 94-78, Lolos ke Final IBL 2026 untuk Kelima Kalinya Berturut-turut