Mobil KH Anwar Zahid Ditabrak Truk Trailer, Pendakwah Selamat dan Tetap Melanjutkan Dakwah

- Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:50 WIB
Mobil KH Anwar Zahid Ditabrak Truk Trailer, Pendakwah Selamat dan Tetap Melanjutkan Dakwah

Mobil Toyota Alphard yang ditumpangi pendakwah kondang asal Bojonegoro, KH Anwar Zahid, mengalami kecelakaan setelah ditabrak truk trailer. Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Padangan-Ngawi, Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 22.45 WIB.

Alphard hitam tersebut diseruduk dari arah belakang saat sedang berhenti dalam antrean buka-tutup jalan akibat proyek perbaikan jalan. Dalam video yang beredar luas, KH Anwar Zahid terlihat duduk di pinggir jalan sementara mobilnya ringsek. Meski demikian, ia dipastikan selamat dan bahkan bisa melanjutkan dakwah ke Banjarnegara menggunakan mobil lain. Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa; sang sopir juga selamat.

Sosok KH Anwar Zahid

KH Ahmad Anwar Zahid, yang akrab disapa Abah Anza, lahir di Bojonegoro pada 11 Maret 1974. Ia merupakan pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah di Kanor, Bojonegoro, dan dikenal sebagai pendakwah yang beraliran Ahlussunah wal Jama'ah serta berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama.

Sejak kecil, ia menempuh pendidikan di Komplek Pesantren At Tanwir, Sumberejo, Bojonegoro. Kemudian ia melanjutkan belajar di Pondok Pesantren Langitan, Tuban, di bawah asuhan Romo KH Abdullah Faqih. Di pesantren inilah bakat dakwahnya mulai terasah. Setelah mendapat restu, ia melanjutkan ke Asrama Pesantren Ta'limul Quranil Adzim (APTQ) di Bungah, Gresik, untuk memperdalam ilmu Al-Quran dan hafalannya.

KH Anwar Zahid tinggal di Desa Simorejo, Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Setiap hari ia mengisi tiga hingga empat jadwal pengajian di berbagai daerah. Jadwalnya selalu penuh hingga beberapa tahun ke depan karena banyaknya permintaan dari jamaah. Gaya ceramahnya yang lugas, humoris, dan menyentuh membuatnya digemari berbagai kalangan. Ia kerap menyindir perilaku masyarakat dengan cara yang mengena, sehingga pesan dakwahnya mudah diterima.

Selain di dalam negeri, ia juga kerap berdakwah di mancanegara seperti Hongkong, Korea Selatan, dan Malaysia. Di pondok pesantren yang diasuhnya, ia juga mengadakan pengajian rutin setiap Ahad Kliwon yang diberi nama Jamaah Maqoman Mahmudah.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags