Ribuan orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Memanggil memadati kawasan simpang tiga Jalan Affandi, atau yang dikenal sebagai pertigaan Gejayan, di Caturtunggal, Depok, Sleman, pada Sabtu (13/6/2026). Aksi demonstrasi ini diwarnai dengan orasi dari berbagai kalangan dan sepuluh poin tuntutan yang disuarakan lantang oleh para peserta.
Seluruh peserta tampak kompak mengenakan pakaian serba hitam, memenuhi area persimpangan sejak pagi hari. Mereka membentangkan spanduk dan poster dengan beragam ukuran, serta menyulap satu mobil pikap menjadi panggung orasi dadakan. Suasana semakin riuh ketika satu per satu perwakilan dari kelompok yang berbeda naik ke atas panggung untuk menyampaikan aspirasi.
Massa yang hadir bukan hanya berasal dari kalangan mahasiswa. Sejumlah akademisi, aktivis, buruh, hingga pengemudi ojek online turut ambil bagian dalam unjuk rasa tersebut. Mereka bergantian berorasi dan melontarkan kritik terhadap kebijakan pemerintah. Beberapa peserta bahkan membacakan puisi-puisi bernada perlawanan yang disambut gemuruh tepuk tangan dari para pendemo.
Dalam orasinya, Guru Besar Bidang Ilmu Media dan Jurnalisme Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia (UII), Prof Masduki, menyampaikan seruan langsung kepada Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia meminta agar kepala negara tetap berpihak kepada kepentingan rakyat.
“Kami meminta pada kesempatan ini, Presiden Prabowo dan Wakil Presiden masih waras dan pro rakyat untuk meninjau ulang seluruh program yang dipermasalahkan,” pekiknya dari atas mimbar.
Sementara itu, dampak dari aksi ini langsung terasa pada arus lalu lintas di sekitar lokasi. Kepolisian menutup total akses menuju simpang Gejayan dari tiga arah, yakni utara, barat, dan selatan. Petugas kemudian mengalihkan arus kendaraan ke sejumlah jalan alternatif guna menghindari kemacetan parah di titik pusat demonstrasi.
Artikel Terkait
Pakistan Mediator: Draf Akhir Kesepakatan Damai AS-Iran Telah Tercapai
Studi: Fear of Missing Out (FOMO) Picu Stres dan Kecemasan, Ini Cara Mengatasinya
Raline Shah Jelajahi Kawah Ijen dan Desa Adat Osing saat Liburan Keluarga di Banyuwangi
Polisi Tangkap Pasutri di Pelalawan yang Paksa Anak dan Cucu Jadi Pengemis Manusia Silver